nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Morbidelli Selalu Petik Pelajaran dari Pembalap Lain

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 21:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 17 38 2044883 morbidelli-selalu-petik-pelajaran-dari-pembalap-lain-bCKXvp20n3.jpg Franco Morbidelli berlaga di MotoGP Amerika Serikat 2019 (Foto: MotoGP)

AUSTIN – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, mengaku senang dengan balapan yang dilakoninya di MotoGP Amerika Serikat 2019. Pasalnya, selain karena ia mampu finis di posisi kelima, pembalap berpaspor Italia itu juga memetik berbagai pelajaran berharga dari rider lain.

Morbidelli menerangkan bahwa dirinya selalu senang jika bisa bertarung dengan para pembalap di posisi depan. Hal itu membuatnya jadi bisa mempelajari kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh lawannya. Selain itu, ia juga jadi bisa membandingkan kemampuannya dengan pembalap lain.

(Baca juga: Punya Pengalaman Buruk, Rossi Enggan Jemawa)

Franco Morbidelli

Kini, Morbidelli tengah bersiap untuk melakoni balapan berikutnya yang akan dilangsungkan di Jerez, Spanyol. Anak didik Valentino Rossi itu pun berharap agar pada balapan di Jerez ia bisa meraih hasil yang sama bagusnya. Meskipun, Morbidelli sadar ada beberapa hal yang harus dibenahi.

“Kami membawa hasil yang baik ini ke Jerez, dan kami berharap dapat melakukan pekerjaan dengan baik juga di sana. Kami perlu bekerja, kami perlu melakukan peningkatkan untuk mendapatkan 8 detik itu di sini. Nah, Anda bisa melihat apakah motor lain lebih baik atau lebih buruk, dan bertarung dengan orang-orang ini merupakan sesuatu yang bagus,” terang Morbidelli, menukil dari Crash, Rabu (17/4/2019).

Franco Morbidelli

“Karena Anda dapat mempelajari perilaku mereka, Anda dapat belajar tentang mereka, Anda dapat belajar tentang motor mereka, Anda dapat lebih memahami bagaimana mereka bertindak terhadap motor dan bagaimana mereka bertindak selama balapan. Jadi ini akan bagus ketika dan jika saya mampu bersaing di depan, ini akan sangat berguna untuk pertempuran," lanjut Morbidelli.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini