nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cal Crutchlow Kembali Mengeluh Buruknya Pengereman Motor Honda

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 10:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 17 38 2044430 cal-crutchlow-kembali-mengeluh-buruknya-pengereman-motor-honda-aPPXEaG3XJ.jpg Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow (Foto: MotoGP)

AUSTIN – Cal Crutchlow kembali mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pengereman motor Honda. Problem tersebut menyebabkan pembalap LCR Honda itu terjatuh di MotoGP Amerika Serikat 2019 sehingga gagal finis.

Problem soal pengereman sempat diungkapkan Crutchlow usai balapan di MotoGP Argentina 2019 tiga pekan lalu. Sulitnya menghentikan motor membuat kaki kanannya yang masih dalam pemulihan cedera mendapat tekanan berat ketika menginjak rem.

Pembalap asal Inggris itu mengatakan, dirinya kesulitan mengontrol pengereman motor sehingga harus melakukan sedikit perubahan pada gaya membalap. Sialnya, ketika sudah berhasil mendapat ritme balap, ban depannya tidak bekerja dengan baik sehingga terkunci dan terjatuh di tikungan 11.

Cal Crutchlow

(Baca juga: Crutchlow Terkejut dengan Kondisi COTA saat Kualifikasi)

“Saya seperti orang gila saat mengerem. Saya tidak yakin masuk ke tikungan terlalu cepat karena mengerem pada titik normal dan berada di jalur yang biasa. Namun, motor benar-benar tidak nyaman dengan rem sehingga ban belakang mulai selip dan saya tiba-tiba mengunci ban depan,” tutur Cal Crutchlow, melansir dari Speedweek, Rabu (17/4/2019).

“Lihat saja motor ketika sedang direm, seperti melompat ke depan dan belakang. Lalu Anda tidak bisa lagi mengontrol pengereman. Anda punya dua opsi: mencoba mengubah sudut saat berbelok atau tidak melakukannya. Jika tidak, maka Anda akan kehilangan posisi dan waktu sekira 1 detik,” imbuh pembalap berusia 33 tahun itu.

Cal Crutchlow

Hasil tersebut membuat Crutchlow gagal meraih podium, seperti targetnya di MotoGP Amerika Serikat 2019. Ayah dari Willow itu hanya mampu sekali finis di podium pada balapan perdana di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, sehingga baru mengumpulkan 19 angka.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini