nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Mercedes Anggap Ferrari Lawan Terberat di F1 GP China 2019

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 09 April 2019 10:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 09 37 2040929 bos-mercedes-anggap-ferrari-lawan-terberat-di-f1-gp-china-2019-VJtwiRaws5.jpg Pembalap Mercedes dan Ferrari di F1 2019. (Foto: Twitter F1)

BRACKLEY – Bos Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, menganggap Ferrari sebagai lawan terberat di Formula One (F1) Grand Prix (GP) China 2019. Hal tersebut dirasakan Wolff lantaran Ferrari berhasil menunjukkan peningkatan besar pada musim ini. Melihat kondisi ini, Wolff pun merasa pengawasan khusus wajib diberikan Mercedes kepada Ferrari saat mentas pada Minggu 14 April 2019 siang WIB

Ferrari memang telah menunjukkan diri mampu menjadi pesaing terberat Mercedes dalam memperebutkan gelar juara musim ini. Hal tersebut dapat terlihat dari hasil yang diraih pembalap Scuderia Ferrari di dua seri awal F1 2019. Pada seri perdana yang digelar di Sirkuit Melbourne, Australia, dua pembalap Ferrarri, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc, dapat finis di lima besar menguntit duo Mercedes yang berada di posisi terdepan.

Charles Leclerc

Tak berhenti di situ, Ferrari kembali unjuk kemampuannya di seri kedua F1 2019. Mentas di Sirkuit Internasional Bahrain, Leclerc dapat tampil trengginas sehingga terus memimpin jalannya balapan. Peluang dua pembalap Mercedes, Valtteri Bottas dan Lewis Hamilton, pun sempat tertutup untuk merebut kemenangan di F1 GP Bahrain.

BACA JUGA: Bos Mercedes Sebut Leclerc Akan Amat Sukses di F1

Tetapi, harapan kembali terbuka lebar karena Leclerc mengalami masalah pada kendaraannya di lap-lap akhir sehingga gagal mempertahankan kepemimpinannya hingga garis finis. Hamilton dan Bottas pun mengisi dua podium teratas.

Valtteri Bottas

Meski Ferrari sejauh ini belum merengkuh satu pun kemenangan, Wolff merasa mereka tak boleh dipandang sebelah mata dan wajib diberi pengawasan khusus. Sebab, peningkatan pesat yang terdapat pada kendaraan mereka musim ini berpotensi besar mengantarkan pembalap Ferrari keluar sebagai tercepat di F1 GP China 2019.

"Saya akan mengatakan, jika mereka (Ferrari) mampu mempertahankan level daya pada sirkuit sensitif seperti Shanghai, mereka jelas akan menjadi favorit pemenang. Sebab, mereka dapat memanfaatkan waktu putaran yang jauh lebih baik dari di Bahrain," ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari Inside Racing, Selasa (9/4/2019).

"Kekuatan mereka di trek lurus hanyalah kekuatan belaka. Kami telah melihat tingkat kekuatan yang berbeda dalam balapan dan juga di antara mobil. Jadi, itu perlu diteliti dengan serius sekarang,” tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini