Tetapi, harapan kembali terbuka lebar karena Leclerc mengalami masalah pada kendaraannya di lap-lap akhir sehingga gagal mempertahankan kepemimpinannya hingga garis finis. Hamilton dan Bottas pun mengisi dua podium teratas.
Meski Ferrari sejauh ini belum merengkuh satu pun kemenangan, Wolff merasa mereka tak boleh dipandang sebelah mata dan wajib diberi pengawasan khusus. Sebab, peningkatan pesat yang terdapat pada kendaraan mereka musim ini berpotensi besar mengantarkan pembalap Ferrari keluar sebagai tercepat di F1 GP China 2019.
"Saya akan mengatakan, jika mereka (Ferrari) mampu mempertahankan level daya pada sirkuit sensitif seperti Shanghai, mereka jelas akan menjadi favorit pemenang. Sebab, mereka dapat memanfaatkan waktu putaran yang jauh lebih baik dari di Bahrain," ujar Wolff, sebagaimana dikutip dari Inside Racing, Selasa (9/4/2019).
"Kekuatan mereka di trek lurus hanyalah kekuatan belaka. Kami telah melihat tingkat kekuatan yang berbeda dalam balapan dan juga di antara mobil. Jadi, itu perlu diteliti dengan serius sekarang,” tukasnya.
(Djanti Virantika)