Biarkan Zarco Hengkang, Yamaha Dinilai Lakukan Kesalahan Besar

Ezha Herdanu, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 04:11 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 20 38 2032845 biarkan-zarco-hengkang-yamaha-dinilai-lakukan-kesalahan-besar-bvcAsmWoTL.jpg Johann Zarco (Foto: motogp.com)

MUNDERFING – Marcus Eschenbacher menilai bahwa keputusan Yamaha membiarkan Johann Zarco merupakan sebuah kesalahan besar. Pasalnya menurut Eschenbacher, Zarco memiliki gaya membalap yang tidak dimiliki oleh pembalap lain.

Sebagaimana diketahui, Zarco sendiri memang mengawali kiprahnya di kelas primer dengan membela tim satelit Yamaha, yaitu Monster Tech3. Meski hanya berstatus sebagai pembalap tim satelit, performa Zarco cukup menjanjikan.

Johann Zarco

Zarco pun berhasil menutup musim debutnya di MotoGP 2017 dengan menghuni posisi keenam di klasemen akhir, dan merebut gelar individu Rookie of the Year. Pada musim keduanya, Zarco tetap tampil menjanjikan dan kembali finis di posisi enam besar.

Baca Juga: Bos KTM Akui Pol Espargaro Lebih Baik Ketimbang Zarco di Seri Perdana MotoGP 2019

Meski berhasil menunjukkan performa gemilang, Zarco nyatanya tetap tak diberikan kepercayaan untuk mendapatkan motor pabrikan dari Yamaha. Situasi yang membuat Zarco akhirnya memilih bergabung dengan KTM.

Johann Zarco

Keputusan membiarkan Zarco itu mendapatkan sebuah kritikan dari Eschenbacher. Pria yang juga berposisi sebagai kepala mekanik Zarco itu menilai keputusan Yamaha tersebut diyakininya sebagai sebuah kesalahan fatal.

“Saya lihat Yamaha telah melakukan kesalahan besar dengan membiarkan Johann pergi. Jujur saja, ini karena ia pembalap dengan gaya berkendara yang mulus dan punya presisi yang baik. Saya rasa Yamaha telah kehilangan rider yang sangat hebat. Saya harus katakan itu,” jelas Eschenbacher, seperti dikutip dari Speedweek, Kamis (21/3/2019).

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini