nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FIM Putuskan Keabsahan Winglet Ducati Sebelum MotoGP Argentina 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 17 Maret 2019 10:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 17 38 2031002 fim-putuskan-keabsahan-winglet-ducati-sebelum-motogp-argentina-2019-hv4aGERlNl.jpg Pembalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso (Foto: Laman resmi MotoGP)

MIES – Kasak kusuk mengenai winglet yang dipakai di lengan ayun motor Desmosedici GP19 milik Tim Mission Winnow Ducati segera menemui titik terang. Federasi Balap Motor Internasional (FIM) akan mengumumkan hasil banding yang diajukan oleh empat tim MotoGP dalam waktu dekat.

Seperti diberitakan, Honda, Suzuki, KTM, dan Aprilia, memprotes penggunaan winglet di lengan ayun motor Ducati yang dianggap ilegal. Empat tim tersebut beranggapan winglet berfungsi tidak sesuai klaim Ducati, yakni mendinginkan ban belakang, tetapi justru menambah kecepatan motor.

Protes tersebut ditolak oleh Direktur Balap MotoGP Danny Aldridge usai MotoGP Qatar 2019. Tak menyerah, keempatnya langsung mengajukan banding ke FIM sebagai stakeholder tertinggi balap motor dunia.

Winglet di motor Ducati

(Baca juga: Protes soal Winglet Dibawa ke FIM, Dall’Igna: Kami Tenang-Tenang Saja)

Keabsahan mengenai winglet tersebut akan diputuskan oleh Pengadilan Banding MotoGP yang dibentuk FIM dalam waktu dekat. Keputusan akhir diusahakan secepatnya keluar sebelum MotoGP Argentina 2019 pada 28-31 Maret mendatang.

Motor Ducatri tanpa winglet

“Sesuai dengan pasal regulasi Kejuaraan Dunia Balap Motor FIM, kasus tersebut diserahkan kepada Pengadilan Banding MotoGP yang terdiri dari tiga hakim anggota Komite Hakim FIM,” bunyi pernyataan resmi FIM, mengutip dari Bike Sport News, Minggu (17/3/2019).

“Sidang dengar pendapat akan diatur dalam waktu dekat bersama perwakilan dari tim-tim terkait. Keputusan dari Pengadilan Banding MotoGP akan diumumkan sebelum seri Argentina pada 31 Maret. Hasil MotoGP Qatar 2019 akan tetap berlaku selama belum ada keputusan akhir dari Pengadilan Banding MotoGP,” tutup pernyataan tersebut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini