nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Protes soal Winglet Dibawa ke FIM, Dall'Igna: Kami Tenang-Tenang Saja

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 09:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 16 38 2030751 protes-soal-winglet-dibawa-ke-fim-dall-igna-kami-tenang-tenang-saja-X4kJW8w8dp.jpg Prinsipal Tim Mission Winnow Ducati Gigi Dall'Igna (Foto: Bike Sport News)

BOLOGNA – Prinsipal Tim Mission Winnow Ducati, Gigi Dall’Igna, menegaskan tim yang dipimpinnya selalu mengikuti aturan di MotoGP. Karena itu, ia memilih untuk bersikap tenang di tengah badai protes tim lain atas penggunaan winglet di lengan ayun motor Desmosedici GP19.

Sebagaimana diketahui, Honda, KTM, Suzuki, dan Aprilia, mencurigai winglet Ducati tersebut tidak berfungsi seperti yang diklaim oleh pabrikan asal Italia tersebut. Ducati sebelumnya mengklaim winglet tambahan di lengan ayun tersebut berfungsi untuk mengalirkan udara guna mendinginkan ban belakang.

Empat tim tersebut menganggap aliran udara yang dihasilkan oleh winglet justru menambah kecepatan motor karena berfungsi sebagai perangkat aerodinamika yang memecah hambatan udara. Kontroversi tak juga berakhir meski Direktur Balap MotoGP, Danny Aldridge, sudah mengacuhkan protes tersebut.

Winglet di motor Ducati

(Baca juga: Turut Protes Winglet, Brivio Tegaskan Tak Berniat Jatuhkan Ducati)

Honda, Suzuki, KTM, dan Aprilia, lantas mengajukan banding ke Federasi Balap Motor Internasional (FIM) sebagai stakeholder tertinggi. FIM menentukan 22 Maret 2019 sebagai batas akhir pengambilan keputusan untuk menerima banding atau tidak. Dall’Igna mengaku pihaknya tenang-tenang saja menghadapi banding tersebut karena tidak pernah mengabaikan regulasi.

Gigi Dalligna

“Saya tenang-tenang saja karena kami selalu memilih untuk bersaing dengan sehat. Kami selalu mematuhi regulasi yang berlaku,” tutur Gigi Dall’Igna, dinukil dari Corse di Moto, Sabtu (16/3/2019).

“Semuanya terlihat jelas buat saya. Mereka yang mengajukan protes sedang berusaha untuk mengecilkan hati Danny Aldridge dan ingin merusak sistem yang berlaku sekarang,” tandas pria berkebangsaan Italia tersebut.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini