LAS VEGAS - Komite Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC) telah menetapkan bahwa Khabib Nurmagomedov dijatuhi hukuman larangan bertanding selama sembilan bulan dan denda 500 ribu USD (Rp6,97 miliar). Khabib dihukum karena pada pertarungan UFC 229 melawan Conor McGregor, ia menyerang tim lawan setelah laga. Menanggapi hukumannya tersebut, Khabib ternyata tidak menyesalinya.
Khabib menjelaskan kepada media bahwa alasannya menyerang tim dari McGregor, karena ia telah dihina dan diprovokasi oleh mereka. Adapun orang yang disebut Khabib melakukan provokasi tersebut adalah pelatih dari McGregor, Dillon Danis. Khabib menerangkan kalau Danis telah menghina keluarga, agama, dan negaranya.
(Baca juga: Khabib Berharap Bisa Bertarung dengan Legenda UFC)

Meski begitu, Khabib mengungkapkan kalau kini ia sudah tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut lagi. Jika pihak McGregor menginginkan pertandingan ulang, maka Khabib akan menerimanya. Akan tetapi, jika pada pertarungan nanti tim dari McGregor kembali membuat ulah dengan melakukan provokasi dan penghinaan, maka Khabib pun tak akan segan untuk kembali menghajar mereka.
“Jika situasinya berulang 100 kali - saya akan melakukan hal yang sama untuk 100 kali. Saya tidak sedikit pun menyesali tindakan saya. Ada yang suka, ada juga yang tidak,” terang Khabib, seperti dilansir dari Sputnik News, Sabtu (3/2/2019).

Kendati demikian, pertarungan ulang antara Khabib dengan McGregor tidak akan dengan mudah terjadi. Pasalnya, kedua petarung itu harus menjalani hukuman terlebih dahulu. Termasuk McGregor, yang dilarang bertanding selama enam bulan. Selain itu, ketika sudah kembali ke ring, kedua petarung itu juga harus bertanding melawan petarung yang berbeda terlebih dahulu.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.