nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Ganda Putra Belum Tentukan Pemain untuk Olimpiade 2020

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 07 Januari 2019 09:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 01 07 40 2000812 pelatih-ganda-putra-belum-tentukan-pemain-untuk-olimpiade-2020-8J0THPS9kc.jpg Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: PBSI)

JAKARTA – Pelatih kepala ganda putra nasional Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengklaim jika dirinya akan memberikan kesempatan bagi para pemain di pelatnas untuk bisa menjadi yang terbaik. Herry menegaskan, pasangan terbaik nantinya tidak akan ditentukan oleh para pelatih, melainkan melihat dari kesiapan para pemain itu sendiri.

Herry bahkan mengatakan sistem tersebut akan berlaku untuk mengetahui pasangan mana yang bakal dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 mendatang. Menurutnya, dengan diadakan persaingan terbuka tersebut, para pemain diharapkan lebih mampu menjaga kualitas permainannya.

“Untuk Olimpiade belum ada rapat dengan binpres (pembinaan prestasi). Tetapi, idealnya kami buka kesempatan bersaing. Jangan terlalu difokuskan ke pasangan A atau pasangan B. Kami open saja agar mereka bersaing secara sehat demi bisa lebih optimal,” ujar Herry IP, seperti dilansir dari laman @Bulutangkisri_, Senin (7/1/2019).

Baca juga: Tak Banyak Perubahan, Ini Susunan Pelatih Pelatnas PBSI 2019

“Sesama mereka di ganda putra masih bersaing. Tidak bisa ditentukan oleh pelatih, kalau begitu tidak sehat. Kalau sudah ditentukan, menurut saya tidak bagus. Dalam perjalanan menuju Olimpiade, persiapannya tidak bagus karena sudah muncul rasa aman. Kalau masih bersaing, mereka sudah akan saling menjaga, penampilan, kondisi fisik. Kalau tidak menjaga akan tergeser oleh yang lain,” sambungnya.

Selain itu, pelatih berusia 56 tahun itu juga mengatakan jika kemungkinan ia tidak akan melakukan rotasi pasangan. Herry mengatakan dirinya akan lebih mementingkan untuk mempertahankan pasangan yang ada, mengingat waktu yang terlalu mepet menuju perhitungan poin jelang Olimpiade yang akan dilakukan sejak Mei 2019 nanti.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini