nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lee Chong Wei Sebut Indonesia Belum Temukan Penerus Taufik Hidayat

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 05 Januari 2019 00:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 01 04 40 2000195 lee-chong-wei-sebut-indonesia-belum-temukan-penerus-taufik-hidayat-Y0TyrhgNZT.jpg Taufik Hidayat (Foto: BWF)

KUALA LUMPUR – Pebulu tangkis asal Malaysia, Lee Chong Wei, menyadari bahwa saat ini negaranya sedang mencari sosok baru di tunggal putra untuk menggantikan perannya. Menurut Chong Wei, saat ini negara-negara kuat bulu tangkis tengah berupaya melakukan regenerasi di sektor tunggal putra. Tak terkecuali Indonesia yang masih berusaha mencari penerus dari Taufik Hidayat.

Meski Chong Wei pernah berdiri di puncak tangga bulu tangkis dunia, namun ia menyadari kalau saat ini sudah tak muda lagi, sehingga perlu digantikan untuk menjadi tulang punggung Malaysia. Meski hingga saat ini, Malaysia belum menemukan sosok yang bisa menjadi penerusnya, namun Chong Wei mengapresiasi perjuangan yang dilakukan para pemain muda.

(Baca juga: Bakal Comeback, Lee Chong Wei Bicarakan Persaingan di Tunggal Putra)

Lee Chong Wei

Menurut Chong Wei, Malaysia tidak sendirian dalam melakukan upaya regenerasi tersebut. Disebutkan olehya kalau China dan Indonesia juga melakukan hal yang sama. Meski saat ini China memiliki Shi Yuqi, namun performa pebulu tangkis muda itu dianggap masih belum konsisten. Begitu pun dengan Indonesia yang dinilai masih belum punya sosok pengganti Taufik Hidayat.

“Saya berharap para pemain muda tidak akan terlalu keras pada diri mereka sendiri. Mereka semua bekerja keras dan telah berkorban banyak. Jika tidak, mengapa mereka berkeringat tujuh jam sehari? China sedang berjuang untuk menemukan Lin Dan yang lain sementara Indonesia belum menemukan Taufik Hidayat yang lain,” jelas Chong Wei, mengutip dari The Star, Sabtu (5/1/2019).

Lin Dan

“Itu akan memakan waktu dan tidak semua pemain bisa melakukannya dalam waktu singkat, dan beberapa mungkin tidak berhasil sama sekali. Saya berharap BAM (Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia) akan memiliki pemahaman tentang pemain mereka. Dan para pemain, yang tidak mampu mengatasi tekanan, harus berdiskusi dengan manajemen. Kita harus bekerja bersama,” lanjutnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini