“Jujur saja, awalnya kami mengira akan bertemu PB Djarum di final. Waktu PB Djarum kalah, kami saling mengingatkan, tidak boleh under estimate tim Mutiara. Kami memang mau selamatkan nomor ganda, makanya saya mulas waktu partai Angga/Rian," ungkap Imelda Wiguna, seperti dilansir dari laman PBSI, Sabtu (22/12/2018).

"Tidak ada strategi khusus, karena kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Kami sudah mengharapkan Krishna (tunggal putra) menang, walaupun kami tahu bahwa Mutiara unggul di nomor tunggal," lanjutnya.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.