nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kevin Sayangkan Keputusan Wasit di Semifinal Kejurnas PBSI 2018

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Sabtu 22 Desember 2018 07:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 22 40 1994689 kevin-sayangkan-keputusan-wasit-di-semifinal-kejurnas-pbsi-2018-2wANRE69EO.jpg Kevin Sanjaya Sukamuljo/Berry Angriawan di Kejurnas PBSI 2018. (Foto: PBSI)

JAKARTA – PB Djarum sudah dipastikan terhenti langkahnya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2018 kategori campuran dewasa. Hal tersebut usai PB Djarum kalah saat bertemu PB Mutiara Cardinal Bandung di semifinal kompetisi tersebut, pada Jumat 21 Desember 2018. PB Djarum gagal mendapatkan kemenangan di sektor yang dikiranya bisa memberikan mereka poin, seperti di kategori ganda putra, yang mana diwakili oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Berry Angriawan.

Akan tetapi nyatanya Kevin/Berry yang turun di laga pertama justru kalah dan poin penting tersebut pun jatuh ke tangan Mutiara Cardinal. Kevin/Berry kalah dengan dua set langsung dari Hardianto/Reinard Dhanriano, 22-24 dan 23-25.

Baca Juga: Gagal di Semifinal, PB Djarum Beri Selamat kepada Mutiara Cardinal

Apabila melihat skor di atas, pertarungan antara kedua wakil ganda putra itu memang sangat sengit. Akan tetapi konsentrasi Kevin mulai pecah sejak servisnya yang kerap kali dinyatakan fault oleh wasit. Sejak saat itu, permainan Kevin jadi menurun dan mempengaruhi jalannya pertandingan tersebut. Karenanya Kevin/Berry pun kalah.

Selepas pertandingan, Kevin langsung meluapkan kekesalannya. Ia mengakui bahwa banyak poin terbuang karena kesalahannya sendiri. Akan tetapi hal itu terjadi karena dirinya tak bisa konsentrasi penuh lantaran tak terima servisnya kerap kali dinyatakan fault oleh wasit.

"Saya banyak melakukan kesalahan sendiri, lawan tampil lebih berani dan nothing to lose. Saya kecewa dengan keputusan hakim servis yang menyatakan beberapa servis saya fault dan ini membawa pengaruh ke penampilan saya," jelas Kevin, mengutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (22/12/2018).

Berry pun sejalan dengan Kevin. Ia merasa permainan sedikit menurun sejak banyaknya fault yang dianggapnya tak jelas itu. Karena pelanggaran tersebut, Hardianto/Reinard jadi sangat mudah mendapatkan poin dan akhirnya menang.

"Tentunya hal ini sangat berpengaruh ke permainan, kami kehilangan poin yang krusial dan ini merugikan kami. Lawan hari ini bermain bagus," tambah Berry.

Kekalahan PB Djarum tersebut telah membuat Mutiara Cardinal lolos dan akan melawan PB Jaya Raya Jakarta di final Kejurnas PBSI 2018. Partai puncak tersebut akan berlangsung di Britama Arena, pada Sabtu (22/12/2018).

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini