nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Fakta Menarik dari BWF World Tour Finals 2018

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 13:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 17 40 1992347 5-fakta-menarik-dari-bwf-world-tour-finals-2018-rt80RgA5xF.jpg Pusarla Venkanta Sindhu dan Nozomi Okuhara. (Foto: Twitter BWF)

AJANG BWF World Tour Finals 2018 telah rampung digelar. Masing-masing nomor perlombaan di kompetisi bulu tangkis paling bergengsi tersebut telah memiliki juara baru pada musim ini. Hadiah selangit pun dipastikan berada di kantong masing-masing pemenang.

Pada gelaran tahun ini, China dipastikan keluar sebagai juara umum lantaran berhasil mengoleksi tiga gelar juara. Tiga gelar tersebut didapatkan oleh Wang Yilyu/Huang Dongping di nomor ganda campuran, Shi Yuqi di nomor tunggal putra, dan Li Junhui/Liu Yuchen di nomor ganda putra.

Dua gelar lainnya diraih oleh wakil dari India dan Jepang. Wakil India, Pusarla Venkata Sindhu, meraih gelar juara di nomor tunggal putri, sementara pasangan dari Negeri Sakura –julukan Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi, menjadi kampiun di nomor ganda putri.

Terlepas dari hasil tersebut, ada beberapa fakta unik lainnya yang tersaji dari gelaran BWF World Tour Finals tahun ini. Okezone pun bakal membahas hal-hal menarik tersebut. Sebagaimana dikutip dari Badminton Talk, Senin (17/12/2018), berikut lima fakta menarik dari BWF World Tour Finals 2018.

5. Shi Yuqi Hentikan Puasa Gelar Tunggal Putra China di BWF World Tour Finals

Keberhasilan tunggal putra China, Shi Yuqi, merebut gelar juara di ajang BWF World Tour Finals 2018 disambut kegembiraan yang luar biasa. Bagaimana tidak, hasil manis yang diraih pebulu tangkis peringkat dua dunia itu telah membuat China menghentikan puasa gelar di nomor tunggal putra BWF World Tour Finals yang telah berlangsung selama empat tahun.

Shi Yuqi. Foto: AFP

Gelar juara terakhir diraih China pada nomor tunggal putra lewat penampilan Chen Long. Hal itu terjadi di ajang BWF Superseries Finals 2014. Kemenangan diraih Chen Long usai menaklukkan wakil Denmark, Hans-Kristian Vittinghus di partai pamungkas dengan straight game, 21-16 dan 21-10.

Setelah menanti selama empat tahun, penantian China akhirnya terbayarkan pada tahun ini. Shi Yuqi memastikan diri merengkuh trofi BWF World Tour Finals 2018 usai menaklukkan wakil Jepang, Kento Momota, di laga final dengan skor 21-12 dan 21-11.

4. Kemenangan Pertama Shi Yuqi atas Kento Momota

Kemenangan yang diraih Shi Yuqi di partai final BWF World Tour Finals 2018 tak hanya membuatnya merebut gelar juara di ajang tersebut. Ada fakta menarik lain dari kemenangan tersebut. Hasil di laga pamungkas membuatnya meraih kemenangan perdana atas Kento Momota.

Kento Momota. Foto: AFP

Sebelum gelaran BWF World Tour Finals 2018, Momota dan Shi Yuqi telah bertemu sebanyak tiga kali. Tetapi, Shi Yuqi selalu tak mampu meraih kemenangan atas pebulu tangkis peringkat satu dunia itu. Ketangguhan Momota membuatnya dapat selalu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Setelah berjuang lama, Shi Yuqi akhirnya bisa merebut kemenangan perdananya atas Momota. Kemenangan menjadi begitu spesial lantaran diraih pada ajang bulu tangkis paling bergengsi di dunia tersebut.

3. Wang Yilyu/Huang Dongping Jadi Kampiun di BWF Finals 2018 Tanpa Gelar Superseries

Tak hanya Shi Yuqi, fakta menarik juga terdapat dari pasangan ganda campuran China, Wang Yilyu/Huang Dongping. Mereka menjadi pasangan pertama yang memenangkan turnamen akhir musim BWF tanpa gelar superseries atau world tour pada tahun ini.

Wang Yilyu/Huang Dongping. Foto: BWF

Gelar juara BWF World Tour Finals menjadi yang pertama direngkuh Wang/Huang di sepanjang musim kompetisi 2018. Meski berstatus peringkat dua dunia, mereka tak mampu memenangkan satu pun gelar juara di berbagai kompetisi BWF musim ini.

Tetapi, berkat kerja keras, gelar juara pun akhirnya bisa didapatkan Wang/Huang. Mereka memastikan diri keluar sebagai kampiun di ajang BWF World Tour Finals 2018 usai menaklukkan rekan senegaranya, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, di partai final dengan skor 23-21, 16-21 dan 21-18.

2. Huang Dongping Meraih Gelar Tur Dunia Perdana

Fakta menarik lainnya terdapat dari Huang Dongping. Pebulu tangkis berusia 23 tahun tersebut akhirnya berhasil memenangkan gelar tur dunia pertamanya setelah kehilangan enam final sebelumnya pada tahun ini.

Huang Dongping (Kanan). Foto: BWF

Penampilan yang apik memang ditorehkan Huang pada musim ini sehingga berhasil meloloskannya ke enam final, yakni Hong Kong Open 2018 (ganda campuran), China Open 2018 Super 700 (ganda campuran), Jepang Open 2018 (ganda campuran), Malaysia Open 2018 (ganda campuran), China Masters 2018 Super 100 (ganda putri), dan Jerman Open 2018 (ganda putri). Sayang, dari enam final tersebut, tak satu pun kemenangan dapat diraih Huang.

1. PV Sindhu Pemenang Pertama BWF Finals 2018 Tanpa Gelar Superseries

Sebelum Wang Yilyu/Huang Dongping, pebulu tangkis tunggal putri India, PV Sindhu, menjadi pemain pertama yang mencatatkan diri meraih gelar juara BWF World Tour Finals 2018 tanpa kemenangan superseries di tahun yang sama. Pasalnya, pertandingan tunggal putri digelar lebih dahulu ketimbang ganda campuran.

PV Sindhu. Foto: BWF

Tak hanya itu, hal ini juga membuat Sindhu menjadi pemain tunggal putri kedua yang melakukan meraih gelar juara BWF World Tour Finals tanpa kemenangan superseries di tahun yang sama setelah Wong Mew Choo pada 2009. Karena itu, kemenangan pun terasa begitu spesial bagi Sindhu. Pebulu tangkis peringkat enam dunia itu menyegel gelar juara setelah menaklukkan wakil Jepang, Nozomi Okuhara, straight game langsung dengan skor 21-19 dan 21-17.

1 / 5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini