nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BWF World Tour Finals 2018 Jadi Turnamen Penutup Pebulu Tangkis Top Dunia

Bagas Abdiel, Jurnalis · Jum'at 23 November 2018 10:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 23 40 1981640 bwf-world-tour-finals-2018-jadi-turnamen-penutup-pebulu-tangkis-top-dunia-lIFcMmAUcx.jpg BWF World Tour 2018 (Foto: laman resmi BWF)

AJANG BWF World Tour Finals akan menjadi turnamen penutup bagi pebulu tangkis dunia tingkat atas pada musim 2018. Turneman yang akan digelar di Guangzhou, China, 12-16 Desember itu akan diikuti delapan peserta terbaik di dunia pada masing-masing nomor.

Sebelumnya, BWF World Tour Finals atau dikenal sebagai Superseries Finals dalam empat tahun terakhir berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab. Akan tetapi pada edisi kali ini dengan format baru dan wajah baru, BWF World Tour Finals akan berlangsung di Guangzhou, China.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu (PBSI)

Berbeda dengan Superseries Finals yang mengakumulasi peringkat pemain berdasarkan prestasi mereka di level teratas yakni Superseries, kali ini BWF World Tour Finals cakupannya lebih luas. Pada tahun ini, BWF World Tour terbagi dalam lima kelas yang terdiri dari 100, 300, 500, 750, dan 1000. Penghitungan poin dimulai dari Thailand Masters 2018 Super 300 yang berlangsung pada Januari 2018.

Baca juga Pelari China Dianggap Melecehkan Bendera Nasional

Kelima kelas tersebut pun diperhitungkan bagi para pebulu tangkis dunia untuk masuk dalam peringkat ‘Road to Guangzhou’. Maka dari itu, seluruh pemain dunia pun berbondong-bondong mengikuti lima kelas turnamen tersebut untuk keluar sebagai yang terbaik.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: PBSI)

Akan tetapi, seperti pada Superseries Finals, hanya ada delapan pemain terbaik di masing-masing nomor yang akan ikut serta pada turnamen tersebut. Kedelapan pemain tersebut adalah yang terbaik dari hasil akumulasi keikutsertaan mereka di lima kelas turnamen BWF World Tour Finals 2018.

Sejauh ini, prestasi Indonesia di ajang BWF Wolrd Tour Finals memang tidak begitu mencolok. Dimulai sejak 2008, prestasi terbaik Tim Merah Putih hanya didapat di nomor ganda putra. Indonesia tercatat telah meraih tiga titel melalui Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (2013 dan 2015) dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (2017).

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini