nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pertama Kalinya, Juara Ganda Putra BWF World Tour Finals 2018 Tak Berstatus Unggulan

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 16 Desember 2018 15:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 12 16 40 1992011 pertama-kalinya-juara-ganda-putra-bwf-world-tour-finals-2018-tak-berstatus-unggulan-STMMbkRKhP.jpg Endo/Watanabe akan bertemu Li Junhui/Liu Yuchen di final BWF World Tour 2018. (Foto: BWFbadminton.com)

GUANGZHOU – Final nomor ganda putra BWF Wold Tour Finals 2018 mempertemukan Li Junhui/Liu Yuchen (China) vs Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang). Lolosnya mereka ke partai puncak pun melahirkan sejarah.

Untuk pertama kalinya semenjak BWF World Tour Finals diselenggarakan pada 2008 (dulunya bernama BWF World Superseries Finals), kampiun nomor ganda putra tidak berstatus unggulan. Sekadar informasi, baik Li/Liu dan Endo/Watanabe datang ke BWF World Tour Finals 2018 tidak dengan status unggulan.

Endo Watanabe

Unggulan teratas di nomor ganda putra ialah Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon, disusul Chen Hung Ling/Wang Chi Lin (Taiwan), Han Chengkai/Zhou Haodong (China) dan Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan). Akan tetapi, keduanya sanggup membalikkan semua prediksi hingga akhirnya mentas di partai puncak.

BACA JUGA: Rekor Pertemuan Li Junhui/Liu Yuchen vs Endo/Watanabe

Sebelumnya, seperti yang sudah diutarakan di atas, kampiun nomor ganda putra BWF World Tour Finals selalu berstatus sebagai unggulan. Ambil contoh di edisi 2017, yang mana Kevin/Marcus yang saat itu keluar sebagai kampiun menduduki unggulan teratas.

Li Junhui

Begitu juga pada edisi 2016, yang mana Goh V Sheem/Tan Wee Kiong (Malaysia) juga berstatus sebagai unggulan pertama. Karena itu, nantinya siapa yang keluar sebagai jawara, baik itu Li/Liu atau Endo/Watanabe akan membuat sejarah.

Daftar juara nomor ganda putra di BWF World Tour Finals:

2008 = Koo Kien Keat/Tan Boon Heong (Malaysia – unggulan 1)

2009 = Lee Yong Dae/Jung Jae Sung (Korea Selatan – unggulan 1)

2010 = Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark – unggulan 1)

2011 = Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark – unggulan 2)

2012 = Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark – unggulan 3)

2013 = Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia – unggulan 1)

2014 = Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong (Korea Selatan – unggulan 1)

2015 = Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia – unggulan 2)

2016 = Goh V Sheem/Tan Wee Kiong (Malaysia – unggulan 1)

2017 = Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon (Indonesia – unggulan 1)

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini