nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Ungkap Penyebab Greysia/Apriyani Tampil Minor di BWF Finals 2018

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 17 Desember 2018 16:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 17 40 1992463 pelatih-ungkap-penyebab-greysia-apriyani-tampil-minor-di-bwf-finals-2018-Biipdv6Rum.jpg Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (Foto: Laman resmi PBSI)

JAKARTA – Hasil minor harus diraih pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, di ajang BWF World Tour Finals 2018. Sang pelatih, Eng Hian, pun membeberkan penyebab Greysia/Apriyani tampil buruk di ajang tersebut.

Eng Hian mengatakan tekanan jadi penyebab buruknya penampilan Greysia/Apriyani. Pengaruh dari tekanan ini terlihat jelas pada seluruh penampilannya. Karena itu, debut Greysia/Apriyani di ajang BWF World Tour Finals pun tak bisa berjalan mulus.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Foto: Laman resmi PBSI

Dari tiga laga yang dilakoni di babak penyisihan grup, pasangan peringkat empat dunia itu tak bisa merebut satu pun kemenangan. Di partai pertama, Greysia/Apriyani takluk dari ganda putri asal Jepang, Misako Matsumoto/Ayaka Takahashi, dengan skor 11-21 dan 16-21. Kemudian, di laga kedua, mereka tidak mampu berbuat banyak sehingga berhasil dibungkam wakil tuan rumah, Chen Qingchen/Jia Yifan, dengan skor 14-21 dan 8-21.

BACA JUGA: 5 Fakta Menarik dari BWF World Tour Finals 2018

Begitu juga di partai pamungkas penyisihan grup, Greysia/Apriyani tunduk dari wakil China, Du Yue/Li Yinhui, dengan skor 18-21 dan 7-21. Alhasil, langkah mereka harus terhenti lebih dini di ajang tersebut.

Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Foto: Laman resmi PBSI

“Pertama, saya lihat ada pressure dari mereka dari start turnamen, ini pengalaman pertama buat Apri. Dia belum pernah menjalani turnamen dengan sistem round robin yang isinya pemain top semua, yang biasanya baru mereka hadapi di perempat final. Kali ini, di pertandingan pertama sudah harus berhadapan dengan pemain top. Buat Apri, ada tekanan, kalau kalah bagaimana ini?” ujar Eng Hian, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Senin (17/12/2018).

“Hal ini sangat memengaruhi performa Apri dan ke partnernya juga. Kemampuan Apri tidak bisa keluar semua. Inilah hal utama yang saya evaluasi,” tukasnya.

(dji)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini