Antusiasme Djanur Ditunjuk Jadi Pembawa Obor Asian Games 2018

Oris Riswan, Jurnalis · Sabtu 04 Agustus 2018 14:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 04 601 1931740 antusiasme-djanur-ditunjuk-jadi-pembawa-obor-asian-games-2018-GczTZAAyB4.jpg Djajang Nurdjaman. (Foto: Oris Riswan/Okezone)

BANDUNG - Legenda Persib Bandung Djadjang 'Djanur' Nurdjaman, mendapat kesempatan langka. Ia ditunjuk menjadi salah seorang pembawa obor Asian Games 2018 dalam pawai pada 11 Agustus mendatang di Kota Bandung.

Djanur yang pernah menuai sukses jadi pemain, asisten pelatih, dan pelatih Persib tersebut tidak butuh waktu lama untuk menerima tawaran yang datang sekira sebulan lalu tersebut. Saat itu, ia masih aktif menjadi pelatih PSMS Medan.

"Awalnya saya dihubungi staf Dispora Kota Bandung. Saya jawab waktu itu, langsung mengiyakan, memberi kesanggupan," kata Djanur, Sabtu (4/8/2018).

Baca juga: Tiba di Jambi, Kirab Obor Asian Games 2018 Sambangi Megahnya Candi Muaro Jambi

Bagi Djanur, meski hanya jadi pembawa obor, hal itu jadi momen luar biasa. Sebab, tidak sembarangan orang mendapatkan kesempatan tersebut. Terlebih, momen itu akan jadi sorotan dunia internasional.

"Ini jadi suatu kehormatan buat saya berpartisipasi di event Asian Games. Kehormatan luar biasa walaupun hanya sebagai pembawa obor," ucapnya.

Apalagi, Indonesia sudah lama tidak menjadi tuan rumah. Terakhir menjadi tuan rumah adalah lebih dari 60 tahun lalu.

Sehingga, secara pribad ia juga turut menyambut antusias momen tersebut, baik sebagai pembawa obor maupun Indonesia sebagai tuan rumah.

"Asian Games event level internasional buat kita. Sekarang kita mendapat kehormatan menjadi tuan rumah, ini kan luar biasa," ujarnya.

"Jadi ini momentum yang harus kita sambut antusias karena ini kesempatan yang langka," tutur Djanur.

Bagi Djanur, membawa obor bukan pertama kali. Ia pernah terlibat menjadi tim pembawa obor saat PON XIX/2016 lalu. Tapi, menjadi pembawa obor dalam Asian Games menjadi jauh lebih besar. Sebab, ia akan membawa obor itu secara langsung, bukan sebagai bagian tim pembawa obor.

"Informasi dari Dispora katanya akan kebagian membawa obor. Tapi teknisnya masih belum jelas," ungkapnya.

Soal persiapan, ia hanya melakukan latihan fisik dengan olahraga rutin yang biasa dilakukannya. Tidak ada persiapan khusus karena rencananya pembawa obor masing-masing hanya kebagian rute 500 meter.

"Persiapannya dengan olahraga rutin saja karena saya tiap hari olahraga, ada tenis, bulutangkis, main bola. Mudah-mudahan bisa," ucap Djanur.

Seperti diketahui, pawai obor Asian Games akan melibatkan sekira 20 orang secara estafet dengan jarak tempuh 10 kilometer dari exit Tol Pasteur hingga Gedung Sate.

Dari 20 orang itu, tiga di antaranya merupakan legenda olahraga. Selain Djanur, ada Ricky Subagja (legenda bulutangkis) dan Supriati Sartono (legenda atletik) yang sudah menyatakan kesanggupan jadi pembawa obor. Di luar para legenda olahraga, pembawa obor lainnya terdiri dari pejabat hingga sponsor.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
PEROLEHAN MEDALI
NEGARA Total
1
China 132 92 65 289
2
Japan 75 56 74 205
3
Korea Selatan 49 58 70 177
4
Indonesia 31 24 43 98
5
Uzbekistan 21 24 25 70