Berawal dari Iseng, Billa Raih Emas Panjat Tebing Asian Games 2018

Anggun Tifani, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 11:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 06 601 1946796 berawal-dari-iseng-billa-raih-emas-panjat-tebing-asian-games-2018-B4hbckcemB.jpg Rajiah Sallsabillah (Foto: Anggun Tifani/Okezone)

TANGERANG - Ajang Asian Games 2018 masih menyisakan kisah-kisah inspiratif. Salah satunya ialah dari Rajiah Sallsabillah, yang mampu meraih medali emas dari cabang olahraga panjat tebing nomor kecepatan beregu putri. Tak sampai di Asian Games 2018, dara yang akrab disapa Billa ini mengaku siap untuk lanjut ke Olimpiade Tokyo 2020.

Billa lahir di Tangerang, 30 April 1999. Sempat bermukim dan bersekolah di daerah Perumnas Cibodas, kini Billa bersama keluarganya bermukim di Ciledug, Kota Tangerang.

Ditemui di Lapangan Ahmad Yani Tangerang, Billa mengaku lapangan tersebut menjadi saksi bisu atas semua perjuangannya dalam memulai karir sebagai atlet panjat tebing.

Rajiah Sallsabilla (Foto: Anggun/Okezone)

"Waktu itu masih umur 14 tahun, pas tahun 2013 ikut seleksi pemilihan atlet di lapangan ini, waktu itu nggak tau, iseng aja ternyata itu pemilihan untuk seleksi atlet. Dari situ dapet peringkat dua terus kepilih buat jadi atlet dan langsung aja disuruh buat latihan bareng senior-senior," ujar Billa.

Dari langkahnya itu lah, Billa kemudian mengikuti berbagai macam kompetisi panjat tebing. "Kalau waktu itu dapat awal tingkat nasional 2015 di Jakarta. Medali pertama yang aku dapat di tingkat Asia itu di Iran," tuturnya.

Jejak langkah Billa menjadi seorang atlet, ternyata tak lepas dari sosok kakak perempuan yang menginspirasinya. Dari kakaknya jugalah, dia mantap ingin melanjutkan karir sebagai atlet.

Baca juga Zohri Akan Dipersiakan untuk Hadapi Olimpiade 2024

"Awalnya karena dari kakak, dulu kakak juga atlet tapi ditingkat kabupaten, bedanya aku di Kota Tangerang. Aku senang aja lihat kakak, karena tiap pulang tanding bawa piala, terus mama sama papa juga bangga asik juga kayaknya gitu pas lihat dia jadi atlet," kata Billa sambil mengenang.

Dikatakan Billa, usai dia memenangkan pertandingan, orangtuanya yang saat itu tak dapat datang langsung untuk mendukungnya, turut mengapresiasi kemenangannya.

"Mereka nonton di rumah saja, sengaja enggak mau mereka datang takut malah ngecewain, soalnya kan jauh juga aku tandingnya di Palembang. Pas mereka tahu aku menang, aku juga langsung video call mereka, bangga banget katanya pada terharu. Mereka bilang Alhamdulillah ya dapat rejeki di Asian games, mereka pesan biar aku lebih semangat lagi, dan bilang berdoanya jangan ditinggal juga," ungkapnya.

Saat disinggung Okezone mengenai hubungan asmara, dengan tersipu Billa menyatakan bahwa dirinya sampai saat ini masih belum memiliki hubungan semacam itu.

"Enggak aku belum ada pacar, dibilang banyak yang ngedeketin juga enggak sih. Tapi kalau teman cowok banyak, ya rata-rata yang dekat atlet juga karena kita kan sekelilingnya itu saja," ucap Billa sambil tersipu.

Rajiah Sallsabilla (Foto: Anggun/Okezone)

Selain itu, Billa yang saat awal karirnya masih bersekolah, ternyata dengan latihan dan banyaknya kompetisi yang dijalaninya, membuat Billa kadang harus membolos dari pelajaran sekolah.

"Ya kadang-kadang dulu pas masih sekolah, teman-teman suka nanya kapan masuk sekolah, kita banyak tugas nih yang mesti dikumpul. Kapan masuk biar bisa kerjain bareng. Mereka suka pada nyariin gitu. Tapi syukurnya guru-guru pada ngerti sih, pada mendukung juga," ucap Billa.

Saat ini pun, lanjut Billa, dia kini tengah melanjutkan pendidikannya di Universitas Budi Luhur. Dia merupakan mahasiswa teknik informatika, yang saat ini masih duduk di semester tiga. Saat mengetahui Billa kemarin memenangkan medali emas, kampusnya pun turut mengapresiasinya.

"Aku sekarang lagi cuti. Pas kemarin kampus tahu aku menang, mereka pada bikin acara penyambutan gitu. Sebelumnya kan memang sudah dapat beasiswa buat berapa semester gitu, karena tahu aku menang jadi sekarang beasiswanya full buat sampai lulus," imbuhnya.

Diungkapkan oleh Billa sampai saat ini bonus uang yang diberikan pemerintah kepadanya, hingga kini belum juga dia gunakan. "Sekarang belum tahu mau buat apa, yang pasti buat nanti tabungan kedepannya. Saat ini juga kan saya langsung fokus buat olimpiade," katanya.

Untuk mempersiapkan diri pada Olimpiade Tokyo 2020, Billa menyampaikan kini dirinya tetap akan melanjutkan latihannya dan menjaga pola makannya.

"Aku paling latihan terus aja, kayak di Lapangan Ahmad Yani ini kan juga masih sering kesini aku buat latihan. Selain itu, aku juga jaga pola makan, kalau aku kayak ada aturannya harus fokus di angka maksimal 52 kilo. Kemarin juga kita ada kontrak antara atlet dan pelatih harus siap buat menjaga berat badan ideal, kalau lebih sekilo aja, itu nanti kena denda uang, kayak bayar satu juta, jadi makanya harus dijaga banget," pungkasnya.

Untuk diketahui, Rajiah Sallsabillah adalah satu dari tim panjat tebing pada regu putri Asian Games 2018. Dia merupakan putri Indonesia yang sukses menyumbang medali emas Asian Games pada nomor speed relay putri pada final di Jakabaring Sport City, Senin 27 Agustus 2018.

Billa tergabung pada trio pemanjat putri bersama Aries Susanti dan Puji Lestari. Kemenangan tersebut mereka dapatkan usai melewati beberapa fase hingga akhirnya sukses tembus ke final speed relay melawan China. Tim ini mampu berhasil menjadi pemenang setelah mencatatkan waktu 25,45 detik. Sementara China 2 berhasil mencatatkan waktu 25,8 detik.

(Bad)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
PEROLEHAN MEDALI
NEGARA Total
1
China 132 92 65 289
2
Japan 75 56 74 205
3
Korea Selatan 49 58 70 177
4
Indonesia 31 24 43 98
5
Uzbekistan 21 24 25 70