Petinju dari Pertina sendiri, pada 11-15 Februari 2018, mengikuti turnamen uji coba ("test event") bertajuk "Invitation Tournament" Asian Games 2018.
Pertina yang menurunkan 10 petinjunya dalam "test event" hanya mampu menempatkan dua petarungnya, yakni Mario Blasius Kali di kelas terbang ringan (46-49 kg) putra dan Grece Savon Simangunsong di kelas welter (69 kg) putra, di partai final. Delapan petinju lainnya harus tersungkur pada semifinal dan perempat final.
Hendrik menilai seharusnya Indonesia bisa menempatkan lebih dari dua petinju pada partai final, mengingat hanya sebagian negara peserta yang diundang walau memang yang diundang juga merupakan negara kuat, seperti Thailand, Jepang (tim inti), India (tim inti).
"Jadi karena sedikit negara yang ikut, saya berpikiran kalau lebih banyak bakal lebih sulit. Tapi memang 'drawing' menentukan dan kebetulan banyak petinju kita melawan Thailand dan saya rasa kalah-pun 50:50. Faktor utama kita kalah jam terbang juga, jadi adanya program pemustan latihan luar negeri dan turun turnamen, saya rasa sangat baik buat tim," ujarnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.