nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kritik Pertarungan Mayweather vs McGregor, De La Hoya: Ini Pembohongan Publik!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 04 September 2017 19:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 04 43 1769220 kritik-pertarungan-mayweather-vs-mcgregor-de-la-hoya-ini-pembohongan-publik-9yzEBWcE46.jpg Conor McGregor (Foto:AFP)

LAS VEGAS – CEO Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya, kabarnya telah menolak kesempatan mempromosikan pertandingan antara Floyd Mayweather Jr dan Conor McGregor. Pasalnya ia menjadi salah satu orang yang paling aktif dalam memberikan kritikan kepada kedua petarung tersebut.

Conor The Notorious McGregor dan Floyd The Money Man Mayweather sendiri telah melangsungkan pertarungan akbar mereka pada Minggu, 27 Agustus 2017. Kedua petarung beda aliran seni bela diri tersebut saling memberikan pukulan-pukulan mematikan satu sama lain.

Baca Juga:

(Menang KO di Ronde Ke-10, McGregor Sebut Mayweather Miliki Bakat Gabung MMA)

Meski demikian, McGregor harus ikhlas menelan pil pahit dengan mengalami kekalahan oleh sang legenda pada ronde ke-10. Saat itu bintang Ultimate Fighting Championship (UFC) tersebut tidak mampu menahan pukulan-pukulan keras yang dilayangkan Mayweather hingga akhirnya sempoyongan di sudut ring dan kalah technical knock out (TKO).

De La Hoya yang menyaksikan pertandingan tersebut, menilai mega-match itu penuh dengan tipuan dan lelucon. Menurutnya ini merupakan sebuah penipuan publik yang tentunya sangat mempermalukan Mayweather.

Pasalnya Mayweather merupakan seorang petinju terbaik dunia dan harus menghadapi seorang petarung Mix Martial Art (MMA) yang baru menjalani debut profesionalnya sebagai petinju.

Baca Juga:

(Tuai Kontroversi, Holm Sebut Wasit Terlalu Cepat Hentikan Pertandingan McGregor vs Mayweather)

“Saya tidak akan pernah mempromosikan laga seperti itu. Hal itu karena tinju merupakan olahraga yang saya hormati. Tinju telah memberikan semua yang telah saya miliki. Saya telah beratih tinju sejak berusia empat tahun dan olahraga tersebut sukses memberikan saya medali emas,” terang De La Hoya, menyadur dari Boxing Scene, Senin (4/9/2017).

“Sepuluh gelar juara dunia dalam enam kategori kelas berat berbeda saya peroleh. Saya akan mempertahankan olahraga tinju yang saya miliki selamanya. Ini semua bukan tentang bagaimana saya menghasilkan uang. Namun ini semua tentang sejarah, tentang warisan bagaimana memenangkan pertarungan dan memberikan para penggemar mengenai apa uang pantas dan layak mereka dapatkan dan perjuangkan,” tuntasnya.

(lsk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini