Pada balapan yang berlangsung 22 lap itu, Biaggi menjadi kampiun setelah unggul 0,768 detik dari Alex Criville di posisi dua. Saat itu, Doohan yang notabene jagoan di kelas 500 cc gagal menuntaskan balapan karena terjatuh pada lap 13.
Terlepas dari kegagalan Doohan menyentuh garis finis, ada hal unik yang ditunjukkan Biagi selepas menyentuh garis finis. Ia melakukan wheelie (mengangkat bagian depan motornya/nge-trail) yang sebenarnya biasa dilakukan pembalap ketika dipastikan sebagai pemenang.
Menjadi unik karena ia menarik tuas gasnya terlalu kencang, sehingga ban belakang motor Biaggi menjadi penopang, sedangkan ban depan berdiri lurus ke atas. Hal itu jelas tidak sengaja dan untungnya Biaggi tidak terjatuh akibat aksinya tersebut.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.