Memang dalam beberapa kesempatan, Michelin kerap dianggap biang masalah bagi riders. Pasalnya, si karet bundar tersebut sangat rentan tergerus aspal dan para joki kesulitan mengendalikan motornya hingga akhir lomba.
Kendati demikian, pihak Michelin memberikan opsi kepada para pembalap untuk menggunakan dua tipe ban yakni slick dan wet untuk mengurangi masalah pada kuda besi riders. Patut ditunggu aksi dari Lorenzo menggunakan ban anyar dari Michelin, akankah ia mengalami kesulitan seperti musim lalu?
4. Persaingan dengan Andrea Dovizioso
Didatangkan dari Movistar Yamaha, Lorenzo diproyeksikan menjadi pembalap utama di Ducati. Namun, ia bakal mendapat persaingan ketat dari Dovizioso yang lebih dulu mengenal Desmosedici. Maklum saja, rider berusia 30 itu sudah empat musim membela tim Merah Putih.
Terlihat dari beberapa hasil tes pramusim di Malaysia dan Australia, Dovi mendapatkan catatan lebih bagus ketimbang milik Lorenzo. Rider asal Italia itu menempati posisi tercepat kelima dengan mencatatkan waktu terbaiknya 1 menit 29,483 detik. Sementara X-Fuera berada di urutan ke-15 dengan waktu 1 menit 30,197 detik.
Tak pelak, Lorenzo harus lebih banyak belajar beradaptasi dengan mengubah gaya membalapnya. Jika tidak, bukan tidak mungkin pembalap kelahiran Mallorca Spanyol itu bakal tertinggal dari Dovi.