Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iannone Meminta Maaf kepada Tim dan Rekannya

Aditya Wahyutomo , Jurnalis-Jum'at, 29 April 2016 |20:00 WIB
Iannone Meminta Maaf kepada Tim dan Rekannya
Andrea Ianonne (Foto: AFP)
A
A
A

SANTIAGO – Dua pembalap Tim Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, gagal membawa pulang satu poin pun pada balapan seri kedua MotoGP 2016 di Argentina. Itu terjadi karena kedua pembalap tersebut terjatuh di putaran terakhir di dua tikungan menjelang finis.

Kejadian tersebut bermula ketika Dovi dan Iannone berada di posisi dua dan tiga. Saat itu mereka masih berusaha keras untuk mengejar Marc Marquez yang berada di posisi pertama. Namun, usaha keduanya tersebut buyar setelah Iannone melakukan manuver yang ceroboh.

Iannone yang melihat adanya celah di sisi dalam langsung berusaha menyalip rekan setimnya. Sayang, ia gagal membalap dan menyenggol Dovi. Akhirnya kedua pembalap tersebut gagal melanjutkan balapan dan merelakan posisi mereka kepada Valentino Rossi serta Dani Pedrosa.

Usai balapan, pembalap yang dihukum satu poin serta pengurangan tiga posisi di balapan Austin tersebut langsung meminta maaf kepada tim dan rekannya. Ia mengatakan sama sekali tidak memiliki rencana untuk menghilangkan poin yang sudah di depan mata.

“Saya saat ini dalam keadaan baik, tetapi tentu saya merasa kecewa. Saya meminta maaf kepada tim dan rekan. Itu adalah saat-saat yang sulit untuk tim saya dan Andrea. Pada balapan selanjutnya, kami harus mengincar podium,” ujar Iannone, seperti diberitakan Speedweek, Senin (4/4/2016).

“Saya sebenarnya belum bertemu Dovi. Usai balapan, saya langsung bertemu race direction. Saya masih memiliki hubungan yang baik dengannya,” tandas Iannone.

(Yohanes H Wahyu Tomo)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement