nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Menegangkan Rider Aprilia di Argentina

Rully Fauzi, Jurnalis · Rabu 06 April 2016 15:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2016 04 06 38 1355587 cerita-menegangkan-rider-aprilia-di-argentina-0UzlaSKXrc.jpg Insiden tabrakan Bautista dengan sang mekanik di pitlane / foto: AutoEvolution

FAENZA – Di tengah keseruan MotoGP Argentina akhir pekan lalu, cerita menarik sekaligus menegangkan datang dari paddock Tim Aprilia Gresini. Diketahui saat melakukan pit-stop untuk mengganti motor pada pertengahan race, rider andalan Aprilia, Alvaro Bautista, ternyata tak sengaja menabrak salah satu mekaniknya akibat menyentuh bagian aspal pitlane yang basah.

Bautista hendak menghentikan motornya tepat di depan pitlane, namun tiba-tiba mengalami slip ban. Motor RS-GP tunggangannya pun melaju tak terkendali –meskipun tentu sudah tidak dalam kecepatan yang tinggi– hingga menabrak salah satu mekanik Aprilia.

Sayangnya, tak ada penjelasan mendetail soal keadaan sang mekanik, namun Aprilia dan Bautista menyayangkan hal ini bisa terjadi.

“Saat berada di pitlane, saya mencoba mengerem dan tak sengaja melaju di atas aspal yang basah. Tak ada yang bisa saya lakukan untuk menghindar dari tabrakan dengan mekanik yang siap mengambil motor saya. Saya cepat-cepat melihat keadaannya dan lalu kembali ke atas motor,” ujar Bautista seperti dimuat RACER, Rabu (6/4/2016).

Team Principal Aprilia, Fausto Gresini, pun merasa pihaknya harus membicarakan peristiwa ini dengan Race Direction.

“Apa yang terjadi pada Alvaro saat pergantian motor sangat disayangkan. Bagaimana pun kami harus melakukan diskusi dengan panitia. Situasi terburu-buru juga bisa mengancam keselamatan,” jelas Gresini.

Sekadar informasi, meski start dari posisi 20, Bautista tampil cukup impresif dengan berhasil finis ke-10. Duo rider Aprilia memang sukses finis di 10 besar di Sirkuit Rio Hondo. Seperti diketahui, Stefan Bradl sukses finis di peringkat tujuh.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini