Segini Kisaran Hadiah Juara MotoGP Mandalika 2026

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 09 Oktober 2026 14:59 WIB
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

AJANG balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP, kembali memasuki seri yang paling dinanti oleh para pencinta balap Indonesia, yakni GP Mandalika. Di balik ketegangan dan adrenalin yang tersaji di setiap tikungan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut, ada imbalan besar yang menanti para pembalap, terutama jika mereka berhasil berdiri di podium tertinggi.

Namun, fakta menarik sering kali mengejutkan banyak penonton awam. Pertanyaan mendasar yang kerap muncul adalah berapa sebenarnya uang tunai yang diterima oleh seorang pemenang balapan MotoGP, khususnya dalam seri balapan di MotoGP Mandalika.

1. Hadiah Resmi Penyelenggara

Sebagian besar penonton mungkin mengira pemenang balapan akan langsung menerima kucuran dana tunai dari penyelenggara utama. Faktanya, Dorna Sports selaku promotor dan penyelenggara MotoGP tidak menyediakan hadiah uang tunai langsung resmi bagi pemenang balapan, termasuk di seri MotoGP Mandalika 2026.

Berdasarkan aturan dan struktur bisnis ajang ini, pihak penyelenggara atau Dorna secara resmi hanya memberikan trofi serta plakat kejuaraan kepada para pemenang. Penghargaan tersebut murni menjadi simbol prestasi tertinggi di podium tanpa menyertakan nominal uang tunai dari pihak penyelenggara.

Marco Bezzecchi dan Jorge Martin bersaing di MotoGP 2026 (Foto: Instagram/@aprilia)

Meskipun demikian, kemenangan di kelas utama bukanlah sekadar soal prestise semata. Kemenangan tersebut berdampak langsung pada nilai kontrak pembalap ke depannya, di mana semakin sering mereka menang, semakin tinggi pula nilai tawar saat negosiasi kontrak baru dengan tim.

2. Skema Bonus Kemenangan

Lalu, dari mana para pembalap mendapatkan pundi-pundi kekayaan dari kemenangan mereka? Jawabannya terletak pada kontrak pribadi, kesepakatan dengan tim, serta dukungan sponsor masing-masing pembalap yang memuat klausul khusus.

 

Pembalap biasanya mendapatkan bonus kemenangan per seri langsung dari tim dan sponsor mereka, berkisar antara 50.000 hingga 100.000 euro (sekira Rp850 juta–Rp1,7 miliar) per kemenangan, tergantung ketentuan kontrak masing-masing pembalap.

Selain itu, pembalap papan atas atau mereka yang membela tim pabrikan utama seperti Ducati, Aprilia, atau KTM dapat mengantongi bonus performa tambahan lebih dari 200.000 euro(sekira Rp3,4 miliar) per seri jika memasukkan klausul khusus dalam kontraknya.

Marc Marquez jelang MotoGP Mandalika 2026 (ITDC)

Sebagai ilustrasi dari kebijakan tim pabrikan, pembalap yang bernaung di bawah Ducati Corse memiliki struktur bonus yang jelas. Apabila pembalap tim pabrikan menjadi juara, bonus yang dikantongi bisa mencapai 150 ribu Euro, sementara tim independen satelit meraih bonus sekitar 100 ribu Euro.

Dengan besarnya risiko yang dipertaruhkan para pembalap di lintasan berkecepatan tinggi, imbalan finansial melalui skema bonus ini terbukti sangat sepadan. Pada akhirnya, kemenangan di ajang kelas dunia ini merupakan perpaduan sempurna antara gengsi olahraga dan bisnis bernilai fantastis.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya