Novendra Priasmoro Juara Kejurda Catur DKI 2026, Bidik Prestasi di Kejurnas

Cikal Bintang, Jurnalis
Selasa 06 Oktober 2026 22:11 WIB
Kejurda Catur DKI Jakarta 2026 rampung digelar (Foto: Percasi DKI Jakarta)
Share :

JAKARTA - Grand Master (GM) Novendra Priasmoro keluar sebagai juara kategori open pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada 3-4 Oktober 2026 dan diikuti 420 pecatur dari berbagai kelompok usia.

Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 mempertandingkan 17 kategori, mulai dari kelompok usia dini hingga veteran. Para peserta juga memperebutkan total hadiah senilai Rp100 juta.

Penutupan Kejurda turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya legenda catur Indonesia GM Utut Adianto, Ketua Percasi DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth, dan Ketua KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid. Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansah.

Pada kategori open, Novendra tampil sebagai yang terbaik setelah mengungguli Claudio Lasama yang menempati posisi kedua dan Satria Duta Cahaya di peringkat ketiga. Hasil tersebut menjadi modal bagi Percasi DKI Jakarta untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51 di Banten pada 23-29 Oktober 2026.

1. Menyaring Atlet

Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengatakan Kejurda tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pecatur. Ajang tersebut juga menjadi sarana untuk mempersiapkan sekaligus menyaring atlet yang akan memperkuat kontingen Ibu Kota pada Kejurnas.

"Kejurda kali ini ada 17 kategori. Yang paling meriah open ya, hadiahnya paling besar. Yang menang GM Novendra. Saya senang karena menurut saya momen Kejurda ini menjadi suatu ajang yang penting karena selanjutnya ada Kejurnas," ujar Kenneth dalam keterangan resminya, dikutip pasa Selasa (6/10/2026).

Kenneth menyebut DKI Jakarta datang ke Kejurnas Catur 2026 dengan status sebagai juara umum. Karena itu, dia optimistis hasil Kejurda dapat menjadi salah satu modal untuk mempertahankan prestasi tersebut.

"Kita sebelumnya merupakan juara umum. Dengan hasil dari Kejurda ini saya optimis kita bisa juara lagi. Sudah tersaring para peserta yang akan kita daftarkan ke Kejurnas nanti," tegas Kenneth

Menurut Kenneth, Percasi DKI Jakarta akan terus memperkuat pembinaan atlet dari kelompok usia dini hingga senior. Kejurda juga menjadi tolok ukur untuk melihat perkembangan pembinaan dan regenerasi pecatur di Ibu Kota.

"Rangkaian Kejuaraan Daerah Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 telah selesai dilaksanakan dengan baik. Saya mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, wasit, panitia, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan Kejurda tahun ini berjalan lancar dan kompetitif," tutur Kenneth.

"Bagi kami di Percasi DKI Jakarta, Kejurda bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana pembinaan dan regenerasi atlet catur berjalan. Saya melihat persaingan tahun ini semakin ketat dan kualitas para pecatur juga semakin meningkat," sambung Alumni PPRA Angkatan LXII Lemhannas RI itu.

Kenneth juga mengaku bangga terhadap perjuangan para atlet DKI Jakarta yang tampil maksimal selama Kejurda. Dia berharap pengalaman yang didapat para pecatur dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding.

"Apapun hasil akhirnya, setiap pertandingan menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan mental bertanding. Ke depan, Percasi DKI Jakarta akan terus memperkuat pembinaan dari tingkat junior hingga senior,"

"Kami ingin memastikan muncul lebih banyak pecatur muda potensial yang nantinya tidak hanya mampu berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga membawa nama Indonesia di ajang internasional," imbuhnya

Penutupan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 juga dirangkaikan dengan pelantikan enam kepengurusan Pengurus Kota (Pengkot) Percasi di wilayah DKI Jakarta. Keenam kepengurusan tersebut meliputi Percasi Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu.

Percasi Jakarta Selatan dipimpin Joko Sukarno, Jakarta Utara oleh Ozi Fauzi, Jakarta Pusat dikomandani Andi Fachrie Lentera, dan Kepulauan Seribu dipimpin Rhama Bedah Wijaya. Sementara itu, Jakarta Timur dinahkodai Angia Sekartaji dan Jakarta Barat digawangi Sunardi Sadeli.

Kenneth berharap keberadaan kepengurusan di enam wilayah tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap olahraga catur. Fokus tersebut terutama ditujukan bagi anak-anak dan pecatur pemula di berbagai wilayah Jakarta.

"Saya membuka ruang seluas-luasnya bagi orang tua berdomisili di Jakarta yang ingin anaknya belajar catur atau menjadi atlet catur, dan juga bagi para pecatur di warung kopi. Kita sudah siapkan kepengurusan di lima kota dan satu kabupaten," papar Kenneth.

Menurut Kenneth, pembentukan kepengurusan di enam wilayah administrasi DKI Jakarta merupakan langkah penting untuk memperluas pembinaan catur hingga tingkat bawah. Dia berharap olahraga tersebut dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

"Dari dahulu belum pernah ada bentuk kepengurusan organisasi seperti ini. Baru ada di era saya. Harapan saya, semoga catur bisa menjangkau semua lapisan hingga kelas bawah," pungkas Kenneth.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya