Rizky Ridho mendapat kesempatan tampil di babak kedua. Ia masuk pada menit ke-60 menggantikan Luke Vickery dan membantu memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia.
Kehadiran Rizky Ridho menjadi bagian dari upaya pelatih menjaga keseimbangan tim ketika pertandingan semakin ketat. Laga sendiri berlangsung panjang karena skor imbang hingga waktu normal berakhir.
Timnas Indonesia sempat membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand langsung menyamakan kedudukan tiga menit berselang lewat Iklas Sanron sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Drama kembali terjadi di extra time. Thailand berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111. Timnas Indonesia kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Elkan Baggott pada menit ke-116.
Gol itu tercipta setelah Elkan Baggott meneruskan umpan tarik dari Rizky Ridho. Skor 2-2 bertahan hingga 120 menit sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.
Di babak adu penalti, Timnas ndonesia tampil sempurna. Empat eksekutor Garuda, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya.
Tmnas Indonesia pun menang 4-2 dalam adu penalti dan memastikan diri sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan itu sekaligus menjadi gelar perdana Indonesia di ajang FIFA ASEAN Cup.
Tak heran jika unggahan singkat Rizky Ridho soal “jantung aman” langsung ramai. Bagi pemain dan suporter, perjalanan menuju trofi kali ini memang jauh dari kata mudah.
(Ramdani Bur)