GLORIA Emanuelle Widjaja merupakan salah satu pebulu tangkis terbaik yang pernah dimiliki Indonesia di nomor ganda campuran. Namun, di balik perjalanan kariernya, pebulu tangkis 182 sentimeter itu sempat menghadapi kegetiran, yakni gagal lolos Olimpiade.
Pebulu tangkis 32 tahun itu dua kali gagal lolos ke Olimpiade secara beruntun, yakni pada 2020 dan 2024. Di Olimpiade Tokyo 2020, Gloria yang berpasangan dengan Hafiz Faizal gagal ambil bagian setelah pembatalan beberapa turnamen seperti Singapore Open.
Kemudian di Kualifikasi Olimpiade Paris 2024, Gloria gagal lolos ke putaran final setelah berpasangan dengan Dejan Ferdinansyah. Cerita itu disampaikan Gloria saat menjadi narasumber dalam program GenZone Talks di iNews Campus Connect 2026 Universitas Tarumanagara (Untar).
“Aku gagal olimpiade itu dua kali. Jadi Tokyo dan Paris,” ujar Gloria.
Ia mengaku dua kegagalan itu menjadi momen yang cukup berat. Terlebih, kegagalan di Olimpiade Tokyo juga beriringan dengan keputusannya untuk meninggalkan tim nasional, dalam hal ini Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Cipayung, Jakarta Timur.
Sebelum benar-benar keluar dari tim nasional, Gloria mengaku sudah merasakan kekecewaan setelah gagal mencapai Olimpiade Tokyo 2024.
“Jadi pada saat itu pun ya kecewa, bener-bener aku juga kecewa sama diri aku sendiri, kecewa dengan banyak hal gitu yang aku enggak bisa dan aku enggak tahu harus gimana,” tutur Gloria.