Cetak Sejarah, PB POBSI Apresiasi Albert-Irsal Tembus Semifinal WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 04 Oktober 2026 19:31 WIB
PB POBSI mengapresiasi perjuangan Albert Januarta dan Irsal Nasution di ajang 2026 ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship (Foto: PB POBSI)
Share :

BALI – PB POBSI mengapresiasi perjuangan Albert Januarta dan Irsal Nasution di ajang 2026 ISAK Billiard WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship. Mereka mencetak sejarah meski harus terhenti di babak semifinal setelah menghadapi pasangan Filipina Carlo Biado dan Albert James Manas.

Pertandingan tersebut digelar di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Minggu (4/10/2026). Kedua pasangan bermain dengan ketat hingga rubber set. Sayangnya, Albert dan Irsal harus mengakui keunggulan pasangan Filipina dengan skor akhir 2-3.

1. Permainan Solid

Albert Januarta dan Irsal Nasution beraksi (Foto: PB POBSI)

Pasangan Indonesia sempat menunjukkan permainan yang solid dan berhasil memimpin pertandingan dengan skor 2-1. Namun, Carlo Biado dan Albert James Manas mampu bangkit dan memenangkan dua set berikutnya untuk memastikan tempat di babak final.

Meski belum berhasil melangkah ke partai puncak, pencapaian Albert dan Irsal menjadi catatan bersejarah bagi biliar Indonesia. Keduanya berhasil membawa Indonesia untuk pertama kalinya menembus babak semifinal WPA Men’s Doubles 10-Ball World Championship.

Perjalanan Albert dan Irsal menuju empat besar juga tidak mudah. Mereka harus melewati persaingan ketat menghadapi sejumlah pasangan terbaik dunia sebelum akhirnya memastikan tiket ke semifinal.

PB POBSI mengapresiasi perjuangan dan penampilan Albert Januarta dan Irsal Nasution yang telah memberikan perlawanan hingga pertandingan harus ditentukan melalui rubber set. Sekretaris Jenderal PB POBSI, Achmad Fadil Nasution, menyampaikan apresiasi atas perjuangan kedua atlet yang telah membawa nama Indonesia hingga empat besar kejuaraan dunia.

“Kami mengapresiasi perjuangan Albert dan Irsal yang sudah memberikan penampilan terbaik hingga pertandingan terakhir,” kata Fadil, Minggu (4/10/2026).

“Meskipun hasilnya belum sesuai harapan, pencapaian ini menjadi sejarah penting bagi biliar Indonesia dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya,” sambungnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya