Kehadiran sang atlet muda ini sekaligus menjadi angin segar bagi proses regenerasi atlet nasional di Indonesia. Langkah berani ini membuktikan pembinaan usia dini yang konsisten dapat melahirkan talenta-talenta potensial yang siap bersaing sejak dini.
Bagi Mikhayla, keikutsertaan ini bukan sekadar ajang mencari kemenangan semata, melainkan kesempatan emas untuk menimba pengalaman seluas-luasnya. Ia membawa semangat juang dari Papua Pegunungan untuk menunjukkan kapasitas terbaiknya di hadapan dunia.
Sayangnya, Mikhayla gagal melaju ke putaran final pada babak penyisihan skateboard Asian Games 2026. Menjalani debutnya di Asian Games 2026 pada Kamis, 24 September, atlet belia kebanggaan Tanah Air itu bersaing dengan sejumlah skateboarder terbaik Asia di nomor Park Putri.
Dalam babak penyisihan yang berlangsung di Aichi Sky Expo Hall B, Mikhayla mencatat skor 36,35. Hasil tersebut menempatkannya di posisi ke-12 secara keseluruhan, sehingga belum berhasil masuk ke delapan besar yang berhak melaju ke final. Kendati demikian, apa yang sudah dilakukan Mikhayla di usia 11 tahun itu tetap luar biasa.
(Rivan Nasri Rachman)