Meski begitu, ia meminta hal ini tidak membuat atlet lainnya terlena.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan dan doa kepada mereka. Kita harus terus mengawal perjuangan mereka sampai pertandingan terakhir,” ucapnya.
Menpora menegaskan, setiap medali yang diraih Indonesia merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan atlet, pelatih, federasi, tim pendukung, serta berbagai pihak yang memastikan persiapan kontingen berjalan dengan baik. Catatan bersejarah yang ditorehkan panahan juga menunjukkan pentingnya pembinaan dan persiapan yang dilakukan secara konsisten agar semakin banyak cabang olahraga Indonesia mampu menciptakan prestasi baru di level Asia maupun dunia.
Karena itu, keberhasilan melampaui target juga menjadi momentum untuk mengapresiasi sekaligus mengevaluasi raihan medali cabang-cabang olahraga sebagai dasar untuk menetapkan kontingen menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade Los Angeles 2028.
“Lima emas ini tentu kita syukuri, apalagi hari ini kita juga menyaksikan sejarah baru dari panahan. Tetapi kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Kita harus melihat prosesnya. Ada cabor yang berhasil melampaui ekspektasi, ada yang masih berjuang, dan ada juga yang harus kita evaluasi. Prestasi seperti yang ditorehkan Nurisa harus menjadi momentum untuk membangun prestasi yang lebih tinggi dan berkelanjutan menuju SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028,” ujar Erick Thohir.
(Erha Aprili Ramadhoni)