FERMIN Aldeguer mengenang momen indah memenangi balapan MotoGP Mandalika 2025. Ia mengaku saat itu fokus meluapkan amarah kepada para pengkritik dan peragu.
Aldeguer direkrut Ducati Corse sejak saat masih mentas di Moto2 2024. Ia lalu ditempatkan di tim Gresini Racing yang merupakan pelanggan atau tim independen bagi pabrikan asal Italia tersebut.
Tujuan Ducati menempatkannya di tim tersebut adalah untuk belajar banyak di musim debutnya pada MotoGP 2025. Siapa sangka, prestasi Aldeguer cukup mentereng.
Betapa tidak, Aldeguer bisa meraih satu kemenangan dan dua podium sepanjang MotoGP 2025. Ia mengikuti jejak Marc Marquez sebagai pembalap yang langsung menang di musim debut di kelas premier.
“Ketika saya menang, lebih dari menikmati kemenangan, saya meluapkan amarah kepada orang-orang yang bilang saya tidak siap untuk MotoGP, saya tidak layak di MotoGP. Saya tujukan itu kepada mereka semua,” tegas Aldeguer, dikutip dari Motosan, Jumat (2/10/2026).
Saking senangnya, pembalap asal Spanyol itu merasa telah membuktikan diri. Kemenangan di MotoGP Mandalika 2025 juga membantunya mengakhiri musim dengan kepercayaan diri tinggi.
“Saya merasakan sesuatu yang lebih dari sekadar fakta, saya sudah memenangi balapan MotoGP. Begitulah rasanya,” papar Aldeguer.
“Itu juga meredakan tekanan buat saya. Faktanya, saya mengakhiri musim tersebut dengan level yang tinggi,” tandasnya.
Pekan depan, Aldeguer bisa bernostalgia karena MotoGP Mandalika 2026 akan digelar pada 9-11 Oktober. Sebelum itu, ia harus mengikuti dulu balapan MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Motegi, 2-4 Oktober.
(Wikanto Arungbudoyo)