JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta tim bulu tangkis dan angkat besi bersiap menyambut Olimpiade 2028. Pemerintah siap mendukung para atlet untuk menghadapi Olimpiade 2028.
Hal itu diungkapkan Erick Thohir saat menyambut kepulangan rombongan atlet bulu tangkis dan angkat besi seusai mengharumkan nama bangsa di Asian Games 2026. Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (1/10/2026) dini hari.
Erick memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bulu tangkis bahkan berhasil melampaui target dengan torehan dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.
Dua medali emas tersebut dipersembahkan dari nomor beregu putra serta pasangan ganda putra, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Sementara itu, angkat besi memenuhi target dengan menyumbangkan satu emas dan satu perunggu.
Medali emas angkat besi diraih Rahmat Erwin Abdullah dari kelas 75 kilogram putra. Rahmat mencatatkan total angkatan 366 kilogram, sedangkan medali perunggu dipersembahkan Luluk Diana Tri Wijayana dari kelas 49 kilogram putri dengan total angkatan 191 kilogram.
Meski menyambut positif pencapaian tersebut, Erick mengingatkan para atlet agar tidak berpuas diri. Dia meminta perhatian mulai dialihkan kepada persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
"Tapi tentu, saya sudah sampaikan bonus-bonusnya ditabung. Dan saya juga sampaikan, sekarang kita mulai fokus Olimpiade. Tahun 2028 waktu yang tidak terasa. Nah tentu, SEA Games menjadi sasaran antara," kata Erick kepada awak media di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (1/10/2026).
Untuk mendukung persiapan menuju kompetisi berikutnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menyiapkan alokasi anggaran untuk program pemusatan latihan. Program tersebut diarahkan untuk mendukung persiapan atlet menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028 dan SEA Games Malaysia 2027.