PEBULU tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, memutuskan Asian Games 2026 jadi partisipasi terakhirnya. Ia merasa sudah waktunya menyerahkan tongkat estafet kepada pemain yang lebih junior.
Fajar turut berkontribusi membawa Tim Bulu Tangkis Indonesia merebut medali emas di nomor beregu pada cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Asian Games 2026. Selain itu, ia menyumbang medali perunggu di nomor perorangan bersama Muhammad Shohibul Fikri.
Pemain asal Jawa Barat itu mengatakan, dua medali tersebut memang begitu spesial buatnya dalam edisi kali ini. Pasalnya, ia tidak akan ambil bagian dalam Asian Games edisi selanjutnya
"Satu lagi medali untuk dikenang. Bukan akhir yang saya bayangkan, tapi tetap sebuah perjalanan yang saya syukuri,” tulis Fajar di Instagram pribadinya @fajaaralfian95, dikutip Kamis (1/10/2026).
Fajar mengatakan, perjalanannya dalam Asian Games 2026 memang tidak mudah. Ia berterima kasih kepada Fikri yang telah bekerja sama dengan baik.
"Saya memilih menutupnya dengan syukur karena setiap langkah, setiap jatuh, dan setiap perjuangan telah menjadi bagian indah dari perjalanan ini,” kata Fajar.
"Terima kasih juga buat partner di lapangan saya Shohibul Fikri yang telah berjuang bersama. Sekarang target panjangnya menatap Olympic Los Angeles 2028," tegasnya.
Fajar memberikan apresiasi untuk Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang juga menyumbang medali emas lewat ganda putra. Prestasi itu tentunya juga membanggakan untuk Tim Indonesia.
"Selamat untuk Leo/Daniel atas medali emasnya. Indonesia bangga melihat perjuangan teman seperjuangan berbuah manis," tandas Fajar.
(Wikanto Arungbudoyo)