“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang sehat. Karena itu, investasi olahraga juga merupakan investasi kesehatan bangsa agar masyarakat kita memiliki raga yang kuat untuk terus berkarya dan membangun Indonesia,” kata Erick.
Erick juga menyoroti potensi olahraga dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui industri olahraga dan sport tourism. Menurutnya, penyelenggaraan berbagai event dapat menciptakan aktivitas ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong sektor pariwisata dan usaha masyarakat.
Erick berharap keberhasilan tim bulu tangkis dapat menjadi motivasi bagi atlet lainnya yang masih bertanding di Asian Games 2026. Ia juga menegaskan kontribusi olahraga tidak hanya diukur melalui perolehan medali, tetapi juga dari dampaknya terhadap berbagai sektor pembangunan.
“Olahraga adalah investasi dalam perekonomian. Industri olahraga dan sport tourism bisa membuka lapangan pekerjaan, menciptakan perputaran ekonomi, dan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Jadi paradigma kita harus berubah, olahraga bukan biaya, olahraga adalah investasi untuk bangsa,” tegas Erick.
“Sekali lagi, terima kasih Bapak Presiden atas dukungan dan perhatian kepada atlet-atlet kita. Mari kita terus jaga semangat perjuangan ini. Prestasi olahraga bukan hanya tentang medali, tetapi tentang bagaimana olahraga menjadi bagian dari investasi besar untuk membangun karakter, kesehatan, ekonomi, dan kedigdayaan bangsa,” pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)