FABIO Quartararo kembali mengutarakan rasa frustrasinya usai finis posisi 17 di MotoGP Austria 2026. Ia bahkan merasa laju motornya mirip dengan yang digunakan Izan Guevara di Moto2!
Hasil buruk diterima Quartararo pada seri ke-15 MotoGP 2026 itu. Memulai dari posisi sembilan, pembalap tim Monster Energy Yamaha tersebut berharap bisa meraup sebanyak mungkin poin.
Tapi, Quartararo harus bergelut dengan masalah degradasi ban. Ia mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin tapi upaya keras itu justru menghabiskan karet hitam miliknya.
“Saya hanya berusaha mengerahkan yang terbaik dan inilah yang sudah saya harapkan sejak awal. Saya berusaha menjaga jarak dengan Pecco (Bagnaia) di awal-awal lap, tapi saya tahu itu akan menghabiskan ban saya,” kata Quartararo, dikutip dari Motosan, Kamis (24/9/2026).
“Tapi, saya memilih menikmati 10 lap pertama dan bertahan di akhir. Saya selalu memilih untuk memberikan yang terbaik dan setidaknya menikmati bagian pertama balapan,” sahut Quartararo.
Lebih lanjut, juara dunia MotoGP 2021 itu sungguh geram karena tidak bisa mendapat banyak hal untuk dipelajari ke depannya. Quartararo bahkan menyebut laju motornya mirip dengan Guevara yang mengaspal di Moto2 dengan Yamaha.
“Tidak ada yang bisa saya pelajari (dari) melaju terlalu lambat. Di Sprint Race, ban saya hancur, saya tidak tahu apa yang akan terjadi saat balapan utama,” keluh Quartararo.
“Saya pikir lap-lap terakhir saya seperti waktunya Guevara (di Moto2). Tapi, kami berjuang dengan keras. Kami menjalani banyak putaran,” tutup pembalap berusia 27 tahun itu.
Itu adalah kali kelima Quartararo finis di luar zona poin pada MotoGP 2026. Wajar jika rider berjuluk El Diablo tersebut merasa frustrasi dengan hasil balapan di Austria.
(Wikanto Arungbudoyo)