AICHI – Kontingen Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Kali ini, kabar membanggakan datang dari cabang olahraga (cabor) teqball.
Atlet teqball andalan Indonesia, Yoga Ardika Putra, sukses mempersembahkan medali perunggu setelah berjuang habis-habisan hingga akhir. Perjuangan keras sang atlet akhirnya terbayar tuntas dengan pencapaian gemilang ini.
Kepastian medali perunggu tersebut diraih Yoga setelah lawannya asal Kuwait memutuskan untuk mundur dari pertandingan perebutan tempat ketiga. Meski demikian, perjuangan dan kerja keras Yoga sepanjang turnamen tetap patut diacungi jempol.
Keberhasilan Yoga menyumbangkan medali ini sekaligus menggenapi koleksi medali kontingen Indonesia di Asian Games 2026 menjadi dua perunggu. Medali pertama Merah Putih sebelumnya dipersembahkan oleh atlet wushu, Seraf Naro Siregar.
Prestasi gemilang Yoga Ardika Putra di kancah Asian Games ini melengkapi catatan apik perkembangan olahraga teqball Indonesia dalam beberapa ajang internasional terakhir.
Sebelumnya, sejumlah atlet tanah air juga pernah menorehkan prestasi membanggakan pada ajang multievent berbeda. Sebut saja Brigpol Akyko Micheel Kapito dan Gabriella Jessica Pongbura yang meraih medali perunggu ganda putri pada SEA Games 2025 di Thailand.
Selain itu, ada pula Zahrotus Syifa yang sukses menyabet medali perunggu nomor tunggal putri pada ajang Asian Youth Games Bahrain 2025. Deretan pencapaian ini menunjukkan bahwa teqball Indonesia memiliki potensi besar untuk terus berkembang.
Sebelum kesuksesan Yoga di cabang teqball, kontingen Indonesia sempat memecah telur perolehan medali berkat aksi luar biasa Seraf Naro Siregar di Aichi Prefectural Martial Arts Hall.
Seraf tampil memukau di nomor changquan putra dengan mengumpulkan total poin 9.720 yang mengantarkannya meraih medali perunggu pertama bagi Indonesia di ajang Asian Games 2026 ini.
Medali pembuka tersebut diharapkan mampu menjadi lecutan semangat dan motivasi baru bagi para atlet Indonesia lainnya untuk terus berjuang mengharumkan nama bangsa.
(Rivan Nasri Rachman)