KISAH pebulu tangkis cantik An Se Young yang kini berstatus ratu tunggal putri dunia menarik untuk dibahas. Apalagi statusnya itu diprediksi masih akan bertahan lama mengingat belum ada lawan sepadan yang mampu mengalahkan tunggal putri andalan Korea Selatan tersebut.
Berbagai media, baik di Indonesia maupun di luar negerim memberikan sorotan khusus terhadap performa impresif An Se Young. Gelar juara dunia baru saja ia amankan usai menaklukkan wakil Jepang, Akane Yamaguchi, di ajang BWF World Championships 2026 yang berlangsung di New Delhi, India pada Agustus 2026 lalu.
Dalam pertandingan puncak tersebut, An Se Young sukses mengatasi perlawanan Yamaguchi dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-14. Laga yang mempertemukan dua pebulu tangkis papan atas itu tuntas dalam durasi 49 menit saja.
Kemenangan ini sekaligus mengantar An Se Young meraih gelar juara dunia keduanya. Sebelumnya, ia pernah naik ke podium tertinggi pada edisi 2023 setelah mengalahkan Carolina Marin, sebelum kembali menegaskan takhtanya tahun ini.
Lalu setelahnya An Se Young kembali juara di ajang China Masters 2026 pada awal September kemarin. Dalam turnamen super 750 tersebut, pemain 24 tahun itu sukses menghajar wakil Jepang lainnya, Tomoka Miyazaki di babak final dengan skor 21-17 dan 21-6.
Dominasi An Se Young dinilai sudah berada di level yang berbeda dibandingkan para pesaingnya. Peringkat kedua dunia milik Yamaguchi pun tak mampu berbuat banyak menghadapi variasi serangan, kecepatan, serta ketenangan sang bintang muda Korea Selatan tersebut.