Kebangkitan Lewis Hamilton di F1 2026 Ancam Impian Pembalap Ini Gabung Scuderia Ferrari

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Rabu 19 Agustus 2026 00:15 WIB
Kebangkitan Lewis Hamilton di F1 2026 mengancam impian pembalap muda bergabung dengan Scuderia Ferrari (Foto: Scuderia Ferrari)
Share :

KEBANGKITAN Lewis Hamilton di F1 2026 disambut gembira oleh penggemar ajang balapan tersebut. Tapi, hal itu justru bisa berdampak buruk bagi karier Ollie Bearman.

Saksikan F1 2026 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.

1. Musim Kebangkitan

Lewis Hamilton melaju di F1 GP Barcelona-Catalunya 2026 (Foto: Scuderia Ferrari)

Hamilton menjalani musim debut yang buruk bersama Ferrari di F1 2025. Untuk pertama kali sejak promosi pada 2007, pria asal Inggris itu gagal meraih podium dan kemenangan dalam satu musim.

Kisah berbeda terjadi di F1 2026. Hamilton berulang kali bisa bersaing di baris depan. Ia sudah mencatatkan satu kemenangan dan lima kali naik podium di musim ini.

2. Kagum

Bahkan, Hamilton tengah menempati posisi dua di klasemen F1 2026 dengan 169 poin. Kebangkitan tersebut menuai pujian dan decak kagum dari penggemar, tak terkecuali sesama pembalap.

“Sebagai penggemar F1 dan juga Lewis, sangat keren melihatnya tampil di level tertinggi. Melihatnya berdiri di podium tertinggi di Barcelona (F1 GP Barcelona 2026), sangat keren,” puji Bearman, dikutip dari Crash, Rabu (19/8/2026).

 

Tapi, kebangkitan itu justru berbahaya buat karier Bearman. Sebab, ketika Hamilton melempem musim lalu, muncul rumor posisinya akan digantikan sang junior yang notabene jebolan Ferrari Racing Academy.

3. Tidak Ideal

Oliver Bearman (Foto: Scuderia Ferrari)

Bearman mengakui situasi ini tidak ideal buat kariernya. Tapi, mengingat usianya baru 21 tahun, ia memilih untuk bersabar, termasuk percaya pada langkah Ferrari menitipkannya di Haas F1 Team.

“Tentu saja, dalam kaitannya dengan masa depan saya, itu tidak ideal. Tapi, saya masih muda, masih 21 tahun. Saya tidak sedang terburu-buru,” terang Bearman.

“Buat saya, menetap di Haas untuk jangka waktu tertentu bukanlah hal yang buruk. Saya merasa masih banyak hal untuk dipelajari. Tujuan utama saya tetap menjadi pembalap untuk Ferrari,” tandasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya