PETENIS asal Serbia, Novak Djokovic harus menelan pil pahit dalam laga comeback-nya di ajang Cincinnati Open 2026 pada Minggu 16 Agustus 2026. Pemilik 24 gelar Grand Slam itu secara mengejutkan tersingkir lebih awal setelah takluk di tangan petenis peringkat 50 dunia asal Argentina, Thiago Agustin Tirante.
Bertanding dalam kondisi cuaca Ohio yang panas dan sangat lembap, Djokovic gagal mempertahankan keunggulannya dan harus mengakui keunggulan sang lawan dengan skor 6-2, 4-6, dan 4-6. Kekalahan ini sekaligus menjadi catatan terburuknya di Cincinnati sejak pertama kali berpartisipasi pada tahun 2005 silam.
Awal pertandingan sebenarnya tidak menunjukkan tanda-tanda kejutan bagi sang unggulan. Djokovic tampil dominan dan mampu merebut set pertama dengan skor meyakinkan 6-2 atas Tirante.
Namun, memasuki pertengahan set kedua, cuaca panas mulai menguras tenaga petenis berusia 39 tahun tersebut secara drastis. Masalah fisik puncaknya terjadi pada kedudukan 1-1, di mana Djokovic harus melakoni game servis berat selama hampir 18 menit dengan sembilan kali deuce.
Setelah mempertahankan servisnya, Djokovic tampak kelelahan hingga harus berlutut di lapangan sebelum mendapatkan perawatan medis. Laporan dari The Guardian, Selasa (18/8/2026) bahkan menyebutkan bahwa peraih medali emas Olimpiade itu sempat menunjukkan gejala ingin muntah di tengah pertandingan.
Selepas laga, Djokovic mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa kondisi fisiknya tidak hanya dipicu oleh cuaca panas semata. Ia mengaku telah berjuang melawan masalah kesehatan serupa selama beberapa tahun terakhir, yang kerap kambuh saat bertanding di lingkungan dengan kelembapan tinggi.
Memanfaatkan penurunan fisik sang legenda, Tirante langsung merebut break krusial pada gim ketujuh untuk merebut set kedua dengan 6-4. Sempat mencoba bangkit di set penentuan, pertahanan Djokovic akhirnya runtuh di gim kesembilan sebelum Tirante menutup laga.
Bagi Tirante, kemenangan ini menjadi pencapaian terbesar dalam karier profesionalnya. Petenis muda Argentina tersebut kini memperpanjang catatan impresifnya atas lawan dari jajaran Top 10 dunia dan bersiap menghadapi Martin Landaluce di babak ketiga.
Sementara itu, hasil minor ini menjadi alarm bagi persiapan Djokovic menuju turnamen Grand Slam US Open 2026. Mengingat kondisi fisik para pemain top seperti Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, dan Djokovic yang sedang tidak optimal, persaingan di turnamen akbar akhir tahun ini diprediksi bakal berjalan sangat terbuka dan sulit ditebak.
(Rivan Nasri Rachman)