JAKARTA - Kisah tak biasa Valentino Rossi, pilih tinggalkan Honda saat jadi raja MotoGP menarik diulas. Keputusan Valentino Rossi saat itu menjadi sebuah kejutan.
Diketahui, Valentino Rossi pernah memperkuat Repsol Honda selama dua musim, yaitu pada 2002-2003. Ia membela Repsol Honda setelah keluar sebagai juara di kelas 500 cc bersama Nastro Azzuro Honda pada musim 2001.
Pada musim debutnya bersama Repsol Honda, Valentino Rossi menggila. Pada musim pertamanya, Rossi yang saat itu masih berusia 22 tahun langsung tampil mendominasi.
Berdasarkan catatan Okezone, ia berhasil 15 kali naik podium dari total 16 balapan! Hebatnya lagi, Rossi berhasil memenangi 11 race tersebut.
Hal ini membuat Rossi keluar sebagai juara MotoGP 2002. Saat itu pembalap asal Italia tersebut total meraup 355 angka. Ia unggul jauh dari rival terdekatnya yakni Max Biaggi yang duduk di urutan kedua dengan selisih 140 poin.
Rossi bahkan mampu memperbaiki catatannya pada musim berikutnya. Dari total 16 race, ia selalu berhasil naik podium.
Rossi tampil sangat konsisten sepanjang musim. Dari total 16 race itu, ia berhasil 9 kali keluar sebagai juara, 5 kali runner up, dan 2 kali berada di urutan ketiga.
Rossi juga berhasil mengumpulkan poin yang lebih banyak yakni total 357 poin pada musim 2003. Ia unggul 80 poin dari Sete Gibernau yang berada di urutan kedua.
Usai tampil gemilang bersama Repsol Honda selama 2 musim, Valentino Rossi pindah ke Yamaha pada musim berikutnya.