Jelang MotoGP Inggris 2026, Marc Marquez Masih Kesulitan Hadapi Cedera Bahu

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Jum'at 07 Agustus 2026 15:52 WIB
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

PARUH kedua MotoGP 2026 langsung dibuka dengan sorotan tajam kepada sang juara bertahan, Marc Marquez. Pembalap andalan tim Ducati Lenovo ini kembali memberikan pembaruan jujur mengenai kondisi fisik bahu kanannya yang belum pulih seratus persen.

Seperti diketahui, rider berjuluk The Baby Alien itu sempat mengalami cedera bahu kanan yang cukup rumit pada Oktober tahun lalu di MotoGP Mandalika 2025. Masalah tersebut bahkan merembet hingga mengganggu saraf di lengannya pada paruh pertama musim ini.

Kendati sempat naik meja operasi usai mendapati cedera susulan di seri Prancis, Marquez tetap mampu bangkit secara luar biasa. Ia sukses menyabet tiga kemenangan beruntun yang secara ajaib memangkas ketertinggalan poin hingga tersisa 18 angka saja di klasemen.

Meski demikian, batasan fisik pada bagian bahunya masih dirasakan menjelang bergulirnya seri MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone pada 7-9 Agustus 2026. Marquez secara terbuka mengakui proses pemulihan ototnya tidak berjalan serentak dan menyisakan tantangan tersendiri.

1. Realita Cedera Bahu

Menanggapi kondisi lengannya yang tidak lagi sama seperti musim lalu, pebalap asal Spanyol itu memilih untuk bersikap realistis. Ia menegaskan bahwa dirinya harus kembali menyesuaikan cara membalap demi mengakomodasi kondisi fisiknya saat ini.

Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)

"Ya sudahlah, memang begitu adanya," ujar Marc Marquez saat memberikan keterangan perihal kondisi bahunya, dikutip dari Crash, Jumat (7/8/2026).

"Maksud saya, ini berfungsi dengan cara yang berbeda, berbicara tentang lengan kanan. Ini bukan lengan kanan tahun lalu, ini bukan lengan kanan paruh pertama musim; ini lengan kanan yang berbeda," tambahnya.

 

Marquez menyadari sebagian ototnya sudah menunjukkan kemajuan, sementara sebagian lainnya masih membutuhkan waktu. Karena itu, fokus utamanya kini adalah mencari cara terbaik untuk beradaptasi dengan kondisi fisik tersebut demi mengoptimalkan performa di setiap akhir pekan balapan.

"Jadi, saya akan mencoba untuk membiasakannya dan mencoba menemukan 100 persen setiap akhir pekan. Beberapa otot membaik, beberapa otot tidak. Seperti yang saya katakan, saya tidak ingin memikirkan lebih jauh tentang bagaimana kondisinya; lebih memikirkan bahwa itu adalah apa adanya," imbuhnya.

Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)

2. Tekanan Perebutan Gelar

Di tengah ketatnya persaingan paruh kedua musim, di mana lima pebalap kini hanya terpaut jarak 25 poin, Marquez diprediksi banyak pihak sebagai kandidat kuat juara dunia. Namun, ia mengaku sama sekali tidak merasakan tekanan berlebih dalam perburuan gelar tahun ini.

Bagi sang bintang Ducati, memenangi gelar juara dunia kelas premier yang kedelapan tidak akan mengubah jalan hidupnya seperti halnya bagi para rival muda yang sedang mengincar gelar pertama mereka. Meski demikian, ia tetap mewaspadai intensitas tinggi dari para pesaing yang akan berjuang habis-habisan di sisa musim.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya