KISAH perseteruan pembalap Formula One (F1), Lewis Hamilton dengan petarung UFC, Jon Jones menarik untuk dibahas. Hubungan mereka memanas diketahui setelah pengakuan terbuka Jon Jones yang mengaku dirinya pernah dikecam habis-habisan oleh Hamilton.
Pertandingan F1 secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Insiden tersebut bermula ketika Jon Jones mengunggah sebuah video kontroversial di akun Instagram pribadinya pada tahun 2021 silam. Dalam rekaman tersebut, ia memamerkan aksinya sedang menembak seekor babi dari atas helikopter.
Aksi berburu di udara itu dilakukannya bersama sejumlah tentara elit asal Angkatan Darat Amerika Serikat, yakni Army Rangers. Jones bahkan menuliskan caption bangga atas keberhasilan bidikannya dalam kegiatan tersebut.
"Satu tembakan, satu mangsa mati," tulis Jones dalam unggahan yang hingga kini masih bisa diakses secara publik di profil Instagram miliknya.
Jones juga menambahkan rasa bangganya karena dapat berburu bersama para tokoh terhormat seperti penerima Medal of Honor, Patrick Payne, serta Jeff Cotto. Namun, kebanggaan itu justru berujung pada pemblokiran akun media sosialnya oleh salah satu idola pribadinya sendiri.
Jon Jones baru-baru ini menceritakan kembali momen interaksi virtual yang tidak menyenangkan tersebut dalam sebuah wawancara bersama AFLGlobal. Ia mengaku sangat terpukul karena figur yang diidolakannya justru berbalik mengecam tindakannya.
Menurut pengakuan Jones, Lewis Hamilton mengiriminya pesan pribadi yang sangat panjang dan penuh teguran keras. Pembalap asal Inggris yang saat itu masih membela tim Mercedes tersebut menuding sang juara UFC sebagai sosok pengecut.
"Lewis melihat saya menembak babi dari helikopter, dan dia menulis pesan panjang yang menyatakan bahwa saya seorang pengecut serta menganggap saya lebih baik dari itu," kenang Jones, dikutip dari Crash, Jumat (7/8/2026).
Hamilton, yang dikenal luas sebagai seorang vegan dan aktivis hak-hak hewan sejak beralih ke pola makan nabati pada 2017, melontarkan kritik moral yang tajam. Menurut Hamilton, cara tradisional dalam melumpuhkan hewan seharusnya menggunakan senjata tangan seperti tombak atau busur panah, bukan menembak dari udara.
Kritik pedas tersebut ditutup oleh Hamilton dengan tindakan tegas berupa pemutusan hubungan di dunia maya. Jones mengungkapkan pembalap F1 itu langsung berhenti mengikuti akunnya sekaligus memblokirnya.
"Dia menulis sesuatu seperti, 'Hanya seorang pengecut yang bisa menembak hewan dari helikopter. Beri hewan itu kesempatan untuk melawanmu setidaknya'," ujar Jones menirukan pesan dari Hamilton.
Jones tidak menyembunyikan rasa kecewanya saat itu karena ia adalah penggemar berat dari karier gemilang Hamilton di lintasan balap. Di akhir wawancaranya, petarung bela diri campuran tersebut menyampaikan permohonan maaf terbuka secara langsung kepada Hamilton yang kini membela Scuderia Ferrari.
(Rivan Nasri Rachman)