Hamilton, yang dikenal luas sebagai seorang vegan dan aktivis hak-hak hewan sejak beralih ke pola makan nabati pada 2017, melontarkan kritik moral yang tajam. Menurut Hamilton, cara tradisional dalam melumpuhkan hewan seharusnya menggunakan senjata tangan seperti tombak atau busur panah, bukan menembak dari udara.
Kritik pedas tersebut ditutup oleh Hamilton dengan tindakan tegas berupa pemutusan hubungan di dunia maya. Jones mengungkapkan pembalap F1 itu langsung berhenti mengikuti akunnya sekaligus memblokirnya.
"Dia menulis sesuatu seperti, 'Hanya seorang pengecut yang bisa menembak hewan dari helikopter. Beri hewan itu kesempatan untuk melawanmu setidaknya'," ujar Jones menirukan pesan dari Hamilton.
Jones tidak menyembunyikan rasa kecewanya saat itu karena ia adalah penggemar berat dari karier gemilang Hamilton di lintasan balap. Di akhir wawancaranya, petarung bela diri campuran tersebut menyampaikan permohonan maaf terbuka secara langsung kepada Hamilton yang kini membela Scuderia Ferrari.
(Rivan Nasri Rachman)