Kejuaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 Dibuka, Ajang PBTI Buktikan Kepercayaan

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis
Minggu 02 Agustus 2026 14:13 WIB
Kejuaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 Dibuka, Ajang PBTI Buktikan Kepercayaan (Andri Bagus)
Share :

JAKARTA - Kejuaraan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 resmi dibuka di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Minggu (2/8/2026). Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Richard Tampubolon, siap membuktikan kepercayaan yang diberikan Asian Taekwondo Union (ATU).

1. 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

Kejuaraan yang berlangsung selama 1-5 Agustus itu diikuti sebanyak 531 taekwondo dari 36 negara. Kontingen Indonesia sebagai tuan rumah menurunkan 31 atlet berupa 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBTI.

Richard Tampubolon mengaku sangat senang ajang tersebut dapat diselenggarakan di Indonesia. Menurutnya, Indonesia akan memberikan kesan mendalam bagi para peserta selama berkompetisi di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

"Dengan kejuaraan ini menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional yang berkualitas," kata Richard Tampubolon saat acara pembukaan.

8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 dibuka (Andri Bagus)

Dalam acara pembukaan turut hadir Presiden ATU Kim Sang-jin, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, Presiden, CdM Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu, perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, serta para atlet dan ofisial dari negara-negara peserta. Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara.

Ia menjelaskan kejuaraan tersebut digelar berkat kolaborasi PBTI dengan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Terpilihnya Indonesia setelah melalui proses bidding yang cukup ketat di Korea Selatan.

 

Dalam proses bidding, Indonesia yang bersaing dengan berbagai negara lain seperti Malaysia, India, dan lainnya dalam bidding tersebut. Namun, ATU memberikan kepercayaan penuh kepada Indonesia.

"Hari ini, kita buktikan bahwa kepercayaan tersebut kita jalankan dengan penuh rasa tanggung jawab," ucapnya.

"Jadikan, lah kejuaraan ini sebagai momentum untuk mempererat persahabatan antar bangsa di seluruh dunia," katanya.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya