NOC Indonesia Dorong Atlet Indonesia Tembus Kampus Top Dunia

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis
Jum'at 31 Juli 2026 13:23 WIB
Momen kerjasama NOC Indonesia demi peningkatan kualitas atlet Tanah Air . (Foto: Andri Bagus/Okezone)
Share :

KOMITE Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mendorong student-athlete Indonesia menembus kampus dunia. Dengan begitu, para atlet bisa berkembang dari segi akademik maupun non-akademik.

NOC Indonesia baru saja resmi menjalin kemitraan strategis dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF). Langkah itu diambil untuk memperluas akses pendidikan internasional bagi student-athlete Indonesia.

1. Perhatikan Masa Depan Atlet

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menegaskan pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga. Program ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi atlet Indonesia yang mampu berprestasi di tingkat dunia, baik di arena olahraga maupun akademik.

Melalui kemitraan tersebut, Putera Sampoerna Foundation menghadirkan berbagai program pendidikan internasional bagi atlet yang berada dalam jaringan NOC Indonesia. Program yang ditawarkan meliputi persiapan IELTS, English for Academic Purposes (EAP), General Education Development (GED), Individual Learning Plan, pendampingan akademik, hingga peluang memperoleh beasiswa.

"Atlet Indonesia harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Itu baik sebagai juara di arena olahraga maupun sebagai individu yang siap menghadapi masa depan," kata Raja Sapta Oktohari.

"Pendidikan adalah fondasi penting untuk membentuk atlet yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing secara global. Kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan atlet Indonesia," tambahnya.

 

Sementara itu, Senior Director Putera Sampoerna Foundation Elan Merdy mengatakan kolaborasi merupakan bentuk komitmen PSF dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang lebih mudah diakses oleh atlet Indonesia. Pihaknya ingin memastikan para student-athlete memperoleh kesempatan belajar yang diakui secara global tanpa harus mengorbankan perjalanan mereka sebagai atlet. 

"Melalui pendampingan akademik, pengembangan kapasitas, hingga peluang beasiswa, kami berharap mereka dapat berkembang secara utuh dan siap menjadi pemimpin di masa depan," kata Elan.

2. Bangun Karakter Atlet

Direktur Tim Indonesia sekaligus Olympian renang Richard Sam Bera menyambut baik program tersebut. Alumni Arizona State University melalui jalur NCAA itu menilai pendidikan menjadi bekal penting dalam membangun karier atlet.

"Saya merasakan langsung bagaimana sistem pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan. Pengalaman sebagai student-athlete membentuk cara berpikir, kedisiplinan, serta membuka banyak peluang setelah tidak lagi menjadi atlet. Saya berharap semakin banyak atlet Indonesia mendapat kesempatan yang sama," kata Richard.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya