Apresiasi juga disampaikan kepada PP PSTI yang memilih menggelar pemusatan latihan nasional secara mandiri di Parepare. Menurutnya, fasilitas dan lingkungan latihan di kota tersebut mendukung para atlet untuk berlatih secara maksimal.
Todotua menilai suasana latihan yang kondusif memungkinkan atlet dari berbagai daerah membangun kekompakan sekaligus meningkatkan kualitas permainan. Kondisi itu diyakini akan membantu tim menghadapi persaingan ketat di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Pada Asian Games Hangzhou 2022, cabang olahraga sepak takraw berhasil menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu untuk Indonesia. Meski belum menetapkan target medali secara rinci untuk edisi berikutnya, Todotua menegaskan fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh atlet dapat berkonsentrasi penuh selama persiapan.
"Kami ingin memastikan tidak ada persoalan di luar lapangan yang mengganggu fokus atlet. Tugas kami adalah menjaga atlet untuk fokus dan mengoordinasikan seluruh kebutuhan kontingen sehingga saat berada di Asian Games nanti, atlet hanya perlu memikirkan satu hal, yaitu memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)