MALAYSIA berpontesi kembali menggelar balapan F1 di 2026. Sirkuit Internasional Sepang di Selangor tengah dipertimbangkan sebagai opsi cadangan bila F1 GP Bahrain 2026 gagal digelar.
GP Bahrain sedianya dihelat pada April 2026 berbarengan dengan Arab Saudi. Tapi, kondisi di Asia Barat ketika itu tidak memungkinkan digelarnya balapan sehingga dibatalkan.
Harapan untuk setidaknya menggelar balapan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, dengan jadwal baru cukup terbuka. Ada jeda dua pekan antara GP Azerbaijan (26 September) dan Singapura (11 Oktober).
Saksikan F1 GP Hungaria 2026 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini.
Namun, menurut laporan Reuters, Sabtu (25/7/2026), kondisi yang kembali tidak pasti akibat gejolak di kawasan, membuat GP Bahrain bisa jadi batal. F1 langsung mencari alternatif venue.
Sejumlah sumber kredibel mengatakan ada beberapa posi yang sedang dipertimbangkan. Salah satunya adalah menghidupkan lagi GP Malaysia yang terakhir kali digelar pada 2017, untuk mengisi slot tersebut.
Kabar itu diperkuat pernyataan Menpora Malaysia, Mohammed Taufiq Johari. Ia juga menerima informasi yang diteruskan oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim.
Kini, kemungkinan menggelar kembalai F1 GP Malaysia tengah dijajaki oleh Taufiq Johari. Ia berjanji akan merilis perkembangan terbaru bila studi sudah rampung.
Seperti diketahui, Sirkuit Internasional Sepang sempat jadi tuan rumah F1 pada kurun 1999-2017. Mereka memilih tidak memperpanjang kontrak pada akhir 2016 karena masalah finansial plus surutnya animo penggemar balap.
Namun, dalam kurun satu dekade terakhir, suara-suara dan upaya untuk membawa kembali balapan jet darat itu ke Negeri Jiran, terus bergema. Apalagi, F1 kini meraih popularitas luar biasa di Asia Tenggara.
Patut dinanti apakah Malaysia benar akan kembali menggelar F1 pada 2026 atau tidak. Jika terwujud, ini tentu jadi kabar baik buat penggemar di kawasan ASEAN.
(Wikanto Arungbudoyo)