Sementara itu, pembalap Ferrari lainnya i Charles Leclerc juga terlibat dalam insiden selama balapan 44 lap di GP Belgia 2026.
Leclerc bertabrakan dengan Oscar Piastri saat menuju tikungan yang sama pada lap kedelapan ketika pembalap McLaren itu mencoba menyalip rivalnya.
Saat pengereman, keduanya bersentuhan. Bagian-bagian bodi mobil McLaren Piastri terlihat terlepas. Namun, kedua pembalap dapat melanjutkan balapan tanpa masalah lebih lanjut.
Insiden tersebut diselidiki. Namun tidak seperti Hamilton, Leclerc dinyatakan tidak bersalah dan tidak dihukum penalti.
"Saat mendekati Tikungan 5, Mobil 81 (Piastri-red) bergerak untuk menyalip Mobil 16 (Leclerc-red) dari sisi luar," demikian penjelasan steward.
"Meskipun Piastri telah mencapai sedikit tumpang tindih dengan Leclerc, poros depannya tidak berada di depan poros depan Leclerc. Dari perspektif steward, tidak ada kemungkinan realistis bagi Piastri untuk menyelesaikan penyalipan dari posisi tersebut.
"Para steward juga menetapkan Leclerc tidak sengaja memaksa Piastri keluar dari tepi lintasan. Sebaliknya, Leclerc mengikuti garis balap normal sebelum memasuki Tikungan 5 dengan sedikit bergerak ke kiri untuk membuka tikungan. Akibat posisi kedua mobil tersebut, terjadi kontak dari sisi ke sisi di antara keduanya," tuturnya.
Leclerc akhirnya finis di urutan kedua. Sementara Piastri berada di urutan kelima di belakang Hamilton.
Hamilton sedang diselidiki atas potensi pelepasan yang tidak aman selama pit stop-nya dan masih bisa dikenai penalti kedua.
(Erha Aprili Ramadhoni)