Rasa frustrasi yang teramat dalam membuat McGregor langsung berjalan pincang meninggalkan arena tanpa melakukan sesi wawancara pasca-laga, sebuah momen langka dalam kariernya. Ia bahkan dilaporkan menolak menggunakan alat bantu yang disediakan tim medis di belakang panggung.
Meski bungkam di arena, emosi sang megabintang akhirnya tumpah melalui platform media sosialnya. Ia menggambarkan bahwa kondisi psikologisnya saat ini benar-benar hancur pasca-kekalahan tragis tersebut.
"Kondisi suasana hati saya saat ini melampaui batas kegelapan," tulis Conor McGregor dikutip Senin (13/7/2026).
Kini, masa depan McGregor di UFC semakin diselimuti tanda tanya besar, terlebih dirinya kini resmi berada di bawah sanksi penangguhan dari Komisi Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC).
Berdasarkan regulasi bagi petarung yang menderita kekalahan TKO dan cedera signifikan, McGregor terancam absen maksimal hingga 180 hari. Ia hanya akan diizinkan kembali menjalani latihan kontak fisik penuh setelah mendapatkan lampu hijau resmi dari tim dokter spesialis.
(Rivan Nasri Rachman)